Berita Tanahlaut

Dianggap Tidak Netral, Pejabat Eselon II Pemkab Tanahlaut Diadukan ke Sentra Gakkumdu Panwaslu

Tim hukum pasangan calon (paslon) nomor urut satu pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut periode 2018-2023

Dianggap Tidak Netral, Pejabat Eselon II Pemkab Tanahlaut Diadukan ke Sentra Gakkumdu Panwaslu
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Anggota Panwaslu Kabupaten Tanahlaut, Gunawan Rahayu memperlihatkan dokumen pengaduan terhadap lima pejabat eselon II Pemkab Tanahlaut yang diduga melanggar etika netralitas Aparatur Sipil Negara dalam tahapan Pilkada di Tanahlaut, Kamis (12/4/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Tim hukum pasangan calon (paslon) nomor urut satu pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut periode 2018-2023 mengadukan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanahlaut.

Informasi dihimpun Banjarmasinpost.co.id, pengaduan itu disampaikan secara tertulis disertai identitas pelapor di kantor Sentra Gakkumdu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tanahlaut, Rabu (11/4/2018) sekitar pukul 13.00 Wita.

Anggota Panwaslu Kabupaten Tanahlaut yang membidangi sosialisasi dan hubungan antarlembaga, Gunawan Rahayu dikonfirmasi membenarkan pengaduan tersebut.

Menurut Gunawan Rahayu, pengaduan itu terkait dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilakukan lima kepala dinas dan satu sekretaris kantor kecamatan di Tambangulang.

Baca: Ritual 5 Menit Cristiano Ronaldo Sebelum Eksekusi Penalti di Real Madrid vs Juventus, Liga Champion

Pengaduan itu, janji Gunawan Rahayu akan segera ditindaklanjuti sesuau peraturan bersama Bawaslu RI, Kepolisian dan Kejaksaan tentabg Sentra Gakkumdu.

"Ini memang yang diharapkan tidak hanya tim sukses paslon itu membatalkan di media sosial. Tapi segera membuat pengaduan tertulis disertai saksi dan alat bukti," katanya.

Lima pejabat eselon yang diadukan tim hukum paslon nomor urut satu itu, disebutkan Gunawan Rahayu, adalah Achmad Mustahdi, HM Rafiki Effendi, Muhammad Noor, Riyadi dan Suharyo dan Gazali.

Baca: Latihan Barito Putera Langsung Bubar Ketika Sosok Menakutkan Ini Muncul

Dari lima pejabat eselon II yang berhasil ditemui dan bersedia dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, hanya Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Tanahlaut, Suharyo.

Suharyo membenarkan dirinya difoto yang viral di kalangan warganet Pelaihari itu bersama kepala dinas di Kota Bandung.

Itu diakuinya sebagai ungkapan syukur ingin bersilaturrahmi dengan mantan Bupati Tanahlaut Adriansyah dengan biaya sendiri.

"Pak Adriansyah itu sudah saya dianggap orangtua yang menjadikan saya hingga kini sebagai kepala dinas di Tanahlaut. Tidak ada maksud lain," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help