Menuju Kota Metropolitan di Kalsel

Satu Halte BRT akan Sedot Dana Sekitar Rp 15 Juta, Banjarkuala Ada 112 Halte

Menurut Kadishub Kalsel Rusdiansyah, pembangunan halte BRT Banjarbukula untuk tahun ini hanya dua koridor

Satu Halte BRT akan Sedot Dana Sekitar Rp 15 Juta, Banjarkuala Ada 112 Halte
banjarmasinpost.co.id/ibrahim ashabirin
Halte di depan SMAN 1 Binuang sering digunakan pelajar untuk menunggu angkutan dan jemputan. Kondisi halte ini kini rusak parah, atapnya tidak ada lagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meski program BRT ini merupakan salah satu program bidang transportasi untuk Banjarbakula, namun untuk sementara pembangunan BRT hanya untuk jalur Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura atau dua koridor. Sisanya akan menyusul dalam pembangunannya.

Menurut Kadishub Kalsel Rusdiansyah, pembangunan halte BRT Banjarbukula untuk tahun ini hanya dua koridor dengan rute Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura.

Rute koridor pertama yaitu koridor satu dari Banjarmasin menuju Banjarbaru dan masuk ke pintu masuk bandara. Kemudian koridor dua dari kilometer 17 menuju ke Jalan Trikora dan berujung di Martapura.

Sisanya empat koridor lain menuju kawasan Barito Kuala, dan Tanahlaut.

Total halte se Banjarbakula ada 196 halte. Khusus Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura menjadi titik paling banyak halte yaitu 112 halte.

Meski paling banyak, namun dari 112 halte, sekitar 40 halte merupakan halte yang sudah ada atau sudah terbangun oleh ka

bupaten dan kota. "Nanti kita akan adakan Mou dengan Kabupaten Kota untuk penggunaan halte mereka dalam BRT Banjarbakula ini," tambahnya.

Walau sudah eksis, 40 halte yang sudah ada tambahnya juga masih perlu pembenahan dengan renovasi.

Halte yang akan dibangun rencananya merupakan bantuan CSR dari perusahaan termasuk perusahaan yang posisinya berada tak jauh dari halte yang akan dibangun.

"Kita sudah menghitung biaya satu halte sekitar Rp 10 sampai Rp 15 juta, untuk yang kecil, kalau halte yang besar mungkin hanya ada di titik-titik tertentu," jelasnya.

Halte akan dibangun seragam dengan bentuk yang sama. Perusahaan yang membangunkan halte boleh berpromosi di halte yang sudah dibangun.

Angkutan bus BRT akan diganti dari sebelumnya bus dengan muatan 60 orang menjadi dengan muatan 26 orang. Hal itu disesuaikan dengan kondisi jalan Kalsel yang tidak memungkinkan dilalui bus besar. (banjarmasinpost.co.id/huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved