Berita Jakarta

Tumpahan Air Panas Bikin Cacat Penumpang, Garuda Lakukan Investigasi

"Sekarang sedang ada investigasi khusus soal insiden tersebut. Karena setiap kejadian di atas pasti akan ada catatannya"

Tumpahan Air Panas Bikin Cacat Penumpang, Garuda Lakukan Investigasi
kompas.com
Para awak kabin Garuda Indonesia berpose usai melakukan penerbangan bertajuk Kartini Flight di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (21/4/2017). Garuda Indonesia menggelar Kartini Flight dalam rangka menyambut Hari Kartini. Seluruh petugas penerbangan dari pilot, pramugari hingga teknisi adalah perempuan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk (persero) akan melakukan investigasi terkait insiden tumpahnya air panas ke penumpangnya dalam penerbangan bernomor GA-624.

"Sekarang sedang ada investigasi khusus soal insiden tersebut. Karena setiap kejadian di atas pasti akan ada catatannya, dan itu yang akan diteruskan," kata Senior Manager Public Relation Garuda Ikhsan Rosan saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (11/4).

Meski demikian, ia enggan memberikan penjelasan lebih lanjut soal apakah ada sanksi terkait terhadap pramugari yang bertanggung. Yang jelas kata Ikhsan, jika dibutuhkan para pramugari tersebut akan dapat mengikuti pendidikan khusus kembali.

Baca: Karena Kecantikannya TKW Ini Ditahan Majikannya di Arab Saudi, Lalu Minta Tolong pada Netizen

Sekadar informasi, seorang penumpang yaitu B.R.A Kosmariam Djatikusomo, Garuda dengan nomor penerbangan GA-264 pada 29 Desember 2017 dengan rute Bandara Soekarno Hatta-Jakarta menuju Bandara mengalami insiden tertumpahnya air panas saat pramugari menyajikan makanan.

Insiden terjadi ketika pramugari Garuda sedang memberikan makanan kepada penumpang (Meal and Beverage Serving), dan menumpahkan dua gelas air panas ke tubuh Kosmariam sehingga mengakibatkannya mengalami cacat tetap.

Baca: Begitu Menakutkankah Prabowo, Sehingga Banyak Jenderal di Belakang Jokowi? Ini Kata Moeldoko

"Kami menilai pramugari Garuda lalai, karena para pramugari yang menyediakan makanan sedang ngobrol satu sama lain, sehingga menumpahkan air panas," jelas kuasa hukum Kosmariam David Tobing.

Soal adanya aspek kelalaian yang dilakukan Garuda, Ikhsan juga turut membantah, dan memastikan tak ada unsur kesengajaan dalam insiden tersebut.

Baca: Hasil Liga Champion, Gol Ronaldo Loloskan Real Madrid Benamkan Juventus

"Poinnya bahwa, awak kabin, fungsi utamanya adalah melayani penumpang, memberi kenyaman penumpang. Apalagi mereka ditraining. Situasi di atas itu kita tak tahu, apa situasinya kurang menguntungkan atau bagaimana. Tapi poinnya, tentu tidak ada kesengajaan, dan soal pelayanan kita tak bisa komentar," jelas Ikhsan.

Atas insiden ini, Kosmariam menggugat Garuda lantaran melakukan perbuatan melawan hukum. Gugatan tersebut didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor perkara 215/PDT.G/2018/PN.JKT.PST pada Rabu (11/4).

Baca: Pramugari Cantik Garuda Bikin Penumpangnya Cacat, Gugatan Rp 11,25 Miliar Pun Didaftarkan

Dalam gugatannya, Kosmariam meminta ganti rugi senilai Rp 1,25 miliar atas kerugian material, dan senilai Rp 10 miliar atas ganti rugi imaterial. (kontan.co.id)

Editor: Didik Trio
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved