Aura Mistis Lapangan Murjani

Aura Mistis di Lapangan Murjani Banjarbaru, Hiii Sering Ada Penampakan!

Jika Anda pernah ke Banjarbaru namun belum pernah ke Lapangan Dr Murjani, rasanya masih ada yang kurang.

Aura Mistis di Lapangan Murjani Banjarbaru, Hiii Sering Ada Penampakan!
nia kurniawan
(Ilustrasi) Lomba ketangkasan pemadam kebakaran kelas Alkon se Kota Banjarbaru dijuarai BPK Amanah Landasanulin, Senin (5/3) di Lapangan Murjani. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Jika Anda pernah ke Banjarbaru namun belum pernah ke Lapangan Dr Murjani, rasanya masih ada yang kurang.

Ya, karena lapangan di depan Balaikota Banjarbaru itu termasuk ikon kota berjuluk 'Idaman' tersebut.

Berukuran luas sekitar 2 hektare, lapangan ini sejak dulu menjadi ruang publik masyarakat Banjarbaru.

Bahkan banyak pula masyarakat luar yang mampir menikmati kenyamanan suasananya.

Lapangan tersebut dibagi dua yaitu satu bagian lapangan beraspal, bagian lainnya lapangan rumput untuk bermain sepak bola.

HE Benyamine, budayawan, mengungkapkan usia lapangan ini seiring dengan pembangunan kota Banjarbaru di era 50-an yang awalnya daerah perbukitan dan dikenal dengan sebutan gunung Apam.

Adalah Dokter Mas Moerdjani, Gubernur Kalimantan saat itu yang merencanakan pemindahan ibukota Kalsel, Banjarmasin sehingga menugaskan Kepala Pekerjaan Umum Lahan Kering, Van Der Pijl, untuk survei wilayah yang cocok dijadikan kota.

"Setelah gunung Apam dianggap cocok, maka Van Der Pijl, kelahiran Belanda berkewarganegaraan Indonesia ini, merancang segala sesuatunya termasuk keberadaan alun-alun yang ditempatkan di depan balaikota," ujarnya.

Sebagai penghargaan kepada dokter Mas Moerdjani maka namanya diabadikan sebagai nama alun-alun atau lapangan tersebut yang kemudian lebih dikenal Lapangan Dr Murjani.

Sementara itu kepopuleran lapangan Dr Murjani di Banjarbaru ini juga tak lepas dari mitos berbau horor.

Bahwa kadang ada penampakan dan hal aneh di kawasan tersebut.

Dimungkinkan karena dulunya adalah kawasan kosong, sehingga setelah dibangun kota masih ada sisa-sisa mahluk alam lain yang belum mau bergeser tempat tinggalnya.

Nah, apa dan bagaimana kisahnya? mari kita simak tulisan berikutnya.
(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help