Berita Tanahlaut

Petani Padi Pusing Tanaman Padinya Diserang Hama Serangga, Mustahdi Sarankan Petani Manfaatkan Ini

Para petani padi di Kabupaten Tanahlaut dibuat pusing oleh organisme atau serangga pengganggu tanaman padi bernama tungro.

Petani Padi Pusing Tanaman Padinya Diserang Hama Serangga, Mustahdi Sarankan Petani Manfaatkan Ini
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Tanahlaut, Achmad Mustahdi

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Para petani padi di Kabupaten Tanahlaut dibuat pusing oleh organisme atau serangga pengganggu tanaman padi bernama tungro.

Tidak sedikit tanaman padi petani terancam rusak.

Mahyudi, Kelompok Tani Jakasuma di Desa Telaga Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut mengaku sempat melakukan antisipasi dengan penyemprotan.

Berbeda dengan nasib tanaman padi rekannya di Desa Banua Tengah, Kecamatan Takisung, hamparan tanaman padi rekannya mengalami serangan hama tungro sehingga kondisi batang padi berwarna kuning sebelum muncul bulir padi.

Baca: Kok Tanggal Merah April 2018 Libur Isra Miraj Ada 2, Ini Jadwal Libur Hari Besar Islam dari Kemenag

Menyikapi keluhan warga petani itu, Pemerintah Kabupaten Tanahlaut melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan memberikan bantuan insektisida.

"Kami sudah mengetahui kondisi tanaman padi petani yang terserang hama itu dari benih padi lokal. Kalau benih padi unggul relatif tahan terhadap hama," ujar Achmad Mustahdi, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Tanahlaut, Jumat (13/3/2018).

Baca: Nadia Mulya Blak-blakan Ngaku Emosi Saat Boediono Jenguk Ayahnya di Lapas Sukamiskin

Menurut Achmad Mustahdi, hamparan tanaman padi petani yang terserang hama itu masih didata pihaknya dan sebagian besar diduga membeli benih padi lokal di Kabupaten tetangga.

Dugaan sementara ini, benih padi lokal yang dibeli petani dari Kabupaten tetangga itu yang terkontaminasi hama pengganggu tanaman sehingga menulari tanaman padi lainnya.

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved