Berita HSU

Sosialisasi Antisipasi Radikalisme di Paminggir, Satpolairud Polres HSU Sekaligus Bagi Sembako

Kunjungan kali ini dilaksanakan di Desa Sapala Kecamatam Paminggir yang juga dihadiri oleh aparat desa, Jumat (13/04/2018).

Sosialisasi Antisipasi Radikalisme di Paminggir, Satpolairud Polres HSU Sekaligus Bagi Sembako
ist
Sat Polairud HSU sosialisasi antisipasi paham radikalisme sekaligus bagi sembako, pelampung, teks pancasila dan bendera merah putih kepada warga kurang mampu, nelayan, di Paminggir. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Secara rutin Satpolairud Polres HSU secara rutin menggelar kegiatan di tengah tengah masyarakat. Kunjungan ke masyarakat juga disertai dengan penyuluhan tentang bahaya paham radikal dan anti pancasila.

Kunjungan kali ini dilaksanakan di Desa Sapala Kecamatam Paminggir yang juga dihadiri oleh aparat desa, Jumat (13/04/2018).

Kepala Desa Sapala Isnaini dan Tokoh Agama Ustadz Mahmud Riyad memberikan dukungan penuh terhadap upaya pencegahan adanya paham radikal dan anti pancasila.

Mengingat saat ini paham radikal bisa dibawa melalui berbagai media terlebih media elektronik. Personil Satpolairud Polres Hsu yang mengikuti kegiatan ini adalah Brigadir Arbain, Brigadir Murjain, Brigadir Farid Afriadin, Brigadir Ary fadli, Bripda Ismail dan Bripda Hadi Wibowo.

Baca: Hasil Drawing Semifinal Liga Champions Bocor? AS Roma vs Liverpool, Benarkah?

Desa Sapala berada di daerah rawa, transportasi utama di desa ini menggunakan kelotok. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 50 warga, yang cukup banyak mengingata cukup sulit untuk berkumpul.

Kasat Polairud Hsu yang diwakili Bhabinkamtibmas Sat Polairud Brigadir Murjain mengatakan pencegahan paham radikalisme perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak.

"Setiap akan diadakan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak harus melapor ke aparat desa baik melalui ketua RT," ujarnya.

Bantuan dari tokoh agama juga diperlukan dengan memberikan pemahaman agama yang sesuai dan tidak langsung percaya dengan pemahaman baru apalagi yang menyinoang dari norma agama, adat dan hukum.

Baca: Ini Jadwal Lengkap Laga Martapura FC di Kompetisi Liga 2 2018, Hadapi Persigo di Laga Perdana

Brigadir Murjani menambahkan saat ini banyak berkembang organisasi radikal dan anti Pancasila. Karenanya masyarakat perlu mengetahuiDefinisi Radikal, Radikalisasi, Deradikalisasi, Radikalisme dan Radikal Terorisme.

Dalam kegiatan ini Sat Polairud HSU memberikan Sembako, pelampung, teks pancasila dan bendera merah putih kepada warga kurang mampu, nelayan, perwakilan masyarakat Paminggir. (banjarmasinpost.co.id/nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved