Berita HSU

HSU Belum Punya RPU, Putu Imbau Pemotong Unggas Olah Limbah dengan Benar

Kabupaten HSU saat ini masih belum memiliki Rumah Potong Unggas (RPU) warga biasanya memotong unggas secara pribadi

HSU Belum Punya RPU, Putu Imbau Pemotong Unggas Olah Limbah dengan Benar
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Rumah Potong Hewan (RPH) di Kecamatan Banjang HSU. Sampai saat ini Kabupaten HSU belum memiliki Rumah Potong Unggas (RPU). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) saat ini masih belum memiliki Rumah Potong Unggas (RPU) warga biasanya memotong unggas seperti ayam, itik dan burung secara pribadi.

Sedangkan pemotongan dalam jumlah besar ada tiga tempat pemotongan yang memiliki sertifikat halal yaitu di Kelurahan Sungai Malang, Desa Mamar dan Desa Rantau Bujur Raya.

Tiga tempat ini sebenarnya masih belum cukup menampung jumlah pemotong unggas se Kabupaten HSU. Karenanya banyak tempat pemotongan yang dibuat secara pribadi oleh masyarakat.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian I Putu Gusti Susila mengatakan pihaknya sebelumnya pernah membuat RPU sederhana yang dibuat di Desa Bahadangan.

Baca: Jadwal Siaran Langsung dan Live Southampton Vs Chelsea di Liga Inggris, Jadi Penentu Nasib Conte!

Namun sayangnya waega enggan untuk mendatangi RPU tersebut dengan alasan jauh dan memerlukan biaya tambahan. Mereka lebih memilih untuk memotong ubggas secara pribadi.

Putu mengharapkan warga bisa mendaftarkan tempat pemotongan hewan agar memiliki sertifikat halal dari MUI serta melakukan pengolahan limbah bulu dan darah agar tidak mencemari lingkungan.

"Untuk syarat agar unggas dipotong dengan cara yang halal mungkin sudah banyak yang mengetahui namun kami juga mengimbau agar para pemotong unggas memperhatikan limbah sisa pemotongan unggas," ujarnya.

Padahal jika memiliki RPU limbah bulu ayam bisa bernilai ekonomis dengan cara dicuci dan dikeringkan sehingga bisa menjadi bahan dasar bulu untuk bantal.

"Selain bernilai ekonomis juga tidak merusak ligkungan," ungkapnya. (banjarmasinpost.co.id/nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help