Kriminalitas Kotabaru

Ingin Dapat Untung Malah Buntung, Amat Pun Diseret ke Tahanan Polres Kotabaru

Tidak bagi Akhmadi Akbar alias Amat (39), kendati mungkin mengetahui resiko bakal dihadapi. Tetap nekad...

Ingin Dapat Untung Malah Buntung, Amat Pun Diseret ke Tahanan Polres Kotabaru
Istimewa
Akhmadi Akbar alias Amat (39) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Ingin mendapatkan untung besar secara singkat tanpa harus menguras keringat, dengan mengedarkan obat-obat terlarang tidak membuat pelaku gentar.

Padahal semua orang tahu resiko menjadi pengedar terancam dibui. Apalagi pemerintah saat sudah mengeluarkan Undang-Undang baru, bukan saja pengedar. Tapi penggunaan pun dapat dijerat.

Tidak bagi Akhmadi Akbar alias Amat (39), kendati mungkin mengetahui resiko bakal dihadapi. Tetap nekad mengedarkan obat keras jenis Zenith atau Carnophen.

Akibatnya warga Jalan Batu Silira, RT 12, RW 02, Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulaulaut Utara, ini tidak hanya digelandang ke markas kepolisian resort (Mapolres) Kotabaru.

Namun lelaki keseharian bekerja bengkel itu, bakal menghabiskan waktu hari-harinya di dalam sel rumah tahanan Mapolres Kotabaru.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SH SIK melalui Kasat Res Narkoba AKP Margono mengatakan, tersangka ditangkap di rumahnya, Jumat (13/4/2018) kemarin sekitar 17.00 Wita.

Menurut Margono kepada banjarmasinpost.co.id, tersangka ditangkap dan langsung digelandang ke sat res narkoba Polres Kotabaru untuk menjalani pemeriksaan lanjut.

Sebelumnya tersangka tertangkap tangan mengedarkan obat keras zenith yang telah dicabut izin edarnya kepada seorang pembeli, Hanafi.

Tak pelak, selain meringkus pekerja bengkel motor tersebut. Anggota juga mendapati barang bukti zenith yang diedarkan sebanyak 10 butir.

"Ya pelaku dan barang bukti sekarang sudah diamankan," tandasnya.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved