Korupsi Korporasi

KPK Tetapkan PT Nindya Karya Tersangka Korupsi Korporasi, Rini Soemarno Puji Direksi Sekarang

BUMN PT Nindya Karya ditetapkan oleh KPK sebagai tersanfka dugaan korupsi korporasi.

KPK Tetapkan PT Nindya Karya Tersangka Korupsi Korporasi, Rini Soemarno Puji Direksi Sekarang
kompas.com
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - PT Nindya Karya , sebuah badan usaha milik negara (BUMN) ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dugaan korupsi korporasi.

Kasus yang membelit BUMN PT Nindya Karya adalah kasus korupsi pelaksanaan pembangunan Dermaga Bongkar pada Kawasan Perdagangan Bebas dan pelabuhan bebas Sabang yang dibiayai APBN 2006-2011.

"Sebagai bagian dari upaya memaksimalkan asset recovery, penyidik telah melakukan pemblokiran terhadap rekening PT NK dengan nilai sekitar Rp 44 miliar," ujar Juru bicara KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulis, Sabtu (14/4/2018).

Uang dalam rekening tersebut dipindahkan ke rekening penampungan KPK untuk kepentingan penanganan perkara.

Baca: Tengah Hangat Jokowi-Prabowo Berpasangan di Pilpres 2019, Pro-1 Usung Muhaimin dan Gatot Nurmantyo

KPK juga menyita aset PT Tuah Sejati yang juga tersangka korporasi.

Adapun aset yang disita adalah satu unit SPBU, satu unit SPBN di Banda Aceh, dan satu unit SPBE di Meulaboh.

"Penyitaan terhadap beberapa aset PT TS dengan perkiraan nilai Rp 20 miliar," kata Febri.

Febri mengatakan, untuk memenuhi kekurangan dari dugaan penerimaan PT Tuah Sejati, KPK terus melakukan penelusuran aset terkait.

Baca: Telegram Pernah Diblokir di Indonesia, Kini Diblokir Lagi di Negeri Asalnya Rusia

Halaman
123
Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved