Berita HSU

Periksa Kapal Yang Melintas, Satpolairud Polres HSU Antisipasi Penjualan Lobster dan BBM Ilegal

Pemeriksaan kapal dilakukan untuk menghindari adanya penyalahgunaan BBM dan penjualan loobster dan kepiting.

Periksa Kapal Yang Melintas, Satpolairud Polres HSU Antisipasi Penjualan Lobster dan BBM Ilegal
ho/polres hsu
Satpolairud Polres HSU saat melakukan pemeriksaan anak buah kapal yang melintas di perairan HSU. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Satpolairud Polres HSU menjaga perairan Kabupaten HSU hang berbatasan dengan wilayah lain, hampir seluruh Kecamatan Paminggir merupakan daerah rawa dan berbatasan dengan aliran sungai barito. Tak heran jika banyak kapal yang melintas baik menuju Banjarmasin atau Kalimantan Tengah.

Karenannya secara rutin Satpolairud Polres HSU melakukan pemeriksaan kapal yang melintas. Seperti yang baru saja dilakukan, Jumat (13/04/2018). Anggota menghentikan kapal dan memeriksa dokumen TB.TJA 286 yang sedang menarik BG.CB 125 dari Banjatmasin menuju Rangga ilung.

Seluruh isi kapal juga diperiksa dan 10 Anak Buah Kapal (ABK) memperlihatkan kartu identitasnya. Pemeriksaan kapal dilakukan untuk menghindari adanya penyalahgunaan BBM dan penjualan loobster dan kepiting.

Hasil dari pemeriksaan ternyata tidak ditemukan adanya pelanggaran hukum. Humas Polres HSU Iptu Alam Saktiswara mengatakan pemeriksaan kapal dilakukan secara berkala dan kepada kapal yang diduga melakukan tindakan pelanggaran hukum.

Baca: LIVE STREAMING Indosiar Persija Jakarta vs Borneo FC, Dejan Siapkan Strategi Redam Marko Simic

"Pihak Satpolairud Polres HSU juga memberikan sosialisasi dan pengarakan kepada ABK untuk berhati hati dalam perjalanan dan dan memastikan cuaca aman dan kondisi kapal baik," ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengam mendatangi masyarakat untuk mengimbau kepada masyarakaat berhati hati dengan paham radikalisme dan anti pancasila.

Kedatanan para anggota kepolisian disambut dengan baik oleh masyarakat, mereka juga menyampaikan untuk tidak terpengaruh dan tidak menyebatkaan berita bohong atau hoax terlebih yang dapat membuat gaduh masyarakat. (banjarmasinpost.co.id/nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help