Telegram Pernah Diblokir di Indonesia, Kini Diblokir Lagi di Negeri Asalnya Rusia

Pada 2017 lalu, aplikasi pesan instasn Telegram pernah mau diblokir pemerintah Indonesia kini kembali diblokir di Rusia

Telegram Pernah Diblokir di Indonesia, Kini Diblokir Lagi di Negeri Asalnya Rusia
ist
Telegram Messenger 

Memang, sisi keamanan Telegram ini seringkali disalahgunakan oleh para teroris.

Platform yang bisa menampung anggota grup dalam jumlah ribuan ini juga seringkali dimanfaatkan pelaku terorisme untuk bertukar pesan seputar rencana serta gerakan mereka selanjutnya.

Di Rusia sendiri penggunaan Telegram semakin populer. Tak hanya rakyat biasa, pejabat pemerintah pun kerap menggunakan aplikasi ini untuk berkomunikasi sebagaimana dikutip KompasTekno dari PocketNow, Sabtu (14/4/2018).

Kendati sudah mendapat kecaman dari berbagai pihak, pendiri Telegram Pavel Durov tetap bergeming.

Baca: Rencana Pembunuhan Ahok Dikirim Lewat Aplikasi Telegram, Djarot Dukung Pemblokiran

Ia tetap menegaskan bahwa privasi merupakan bagian dari hak azasi manusia dan tak dapat diperjualbelikan.

Ia bersikeras untuk mempertahankan keamanan Telegram dari pihak manapun termasuk pemerintah Rusia.

Di Indonesia sendiri pada 2017 lalu pun Telegram sempat diblokir oleh Kominfo, salah satu alasannya adalah karena Telegram banyak digunakan oleh teroris untuk berkomunikasi.

Hingga saat ini tercatat ada lebih dari 200 juta pengguna Telegram di seluruh dunia.

Sejak awal berdiri, layanan chatting ini mengedepankan diri sebagai platform yang aman dari intipan luar.

Halaman
123
Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help