Bumi Antaluddin

Anggota Koperasi se HSS Ikut Bimbingan Teknis, Ini yang Diharapkan

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Perindustrian (Disnakerkop UKP

Anggota Koperasi se HSS Ikut Bimbingan Teknis, Ini yang Diharapkan
istimewa/Protokol dan kehumasan
bimtek di Aula Disnakerkop UKP HSS. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Perindustrian (Disnakerkop UKP) HSS melaksanakan bimbingan teknis peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) anggota koperasi Kabupaten HSS.

Kegiatan yang digelar pada akhir pekan tadi bekerjasama dengan PT Antang Gunung Meratus dan Lembaga Pemberdayaan Perkoperasian dan Usaha Kecil Menengah (LP2UKM) Kalsel di Aula Wira Usaha Disnakerkop UKP HSS.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Disnakerkop UKP HSS Sasmi Rifani sekaligus membuka kegiatan bimtek yang diikuti puluhan perwakilan anggota Koperasi Se Kabupaten HSS.

Dana bantuan diserahkan Manager External Affairs PT AGM, M Fatchoel Hadi diwakili Fahrurraji sebagai pelaksana lapangan program COMDEV & CSR PT AGM

Dana bantuan diserahkan Manager External Affairs PT AGM, M Fatchoel Hadi diwakili

Fahrurraji sebagai pelaksana lapangan program COMDEV & CSR PT AGM

(istimewa/Protokol dan kehumasan)

Kepala Disnakerkop UKP HSS Sasmi Rifani berharap melalui kegiatan bimtek dapat memberikan ilmu yang bermanfaat bagi semua anggota koperasi, sehingga dalam mengelola koperasi lebih baik lagi dan lebih profesional.

“Koperasi dibentuk adalah untuk mensejahterakan anggota dan masyarakatnya," katanya, Minggu, (15/4).

Melalui materi bimtek yang disampaikan sangat bagus menjadi bekal dalam mengelola koperasi sehingga muncul koperasi-koperasi yang berkualitas, sehat, tangguh dan mandiri.

Menurutnya, koperasi yang baik harus dikelola oleh orang banyak, minimal ada pengurus ada badan pengawas, lebih baik lagi kalau berjumlah 20 orang.

Adanya sinergi kerjasama antara anggota koperasi dan pengawas, dari sinergi yang kuat lalu muncul ide gagasan mau dibawa kemana arah eksistensi koperasi.

"Dengan tujuan dan keinginan kita semua dari didirikannya koperasi adalah mensejahterakan anggotanya," tegasnya.

Sasmi Rifani menekankan bahwa setiap koperasi perlu melakukan koreksi dan evaluasi yang kontinue atau berkelanjutan. Bila perlu setiap bulan ada rapat Evaluasi.

Selain itu juga Sasmi Rifani meminta kepada masing-masing anggota Koperasi harus punya visi dan misi untuk pengembangan dan kemajuan usaha Koperasi. Agar koperasi eksis berkembang.

Pihaknya mengingatkan saat membentuk koperasi, selain modal harus ada komitmen dari semua anggota koperasi.

"Bila tidak ada komitmen sejak awal, akan muncul kendor semangat. Sehingga mental harus diperbaiki. Komitmen jujur inilah yg harus diperkuat. Kemudian setelah komitmen bersama, Karakterpun harus ditanamkan dalam mengelola Koperasi," bebernya.

Setelah komitmen dan karakter, yang diperlukan saat ini adalah ilmu pengetahuan dan keterampilan bagi anggota koperasi.

Sementara itu, pada kesempatan itu PT AGM menyerahkan bantuan dana koperasi.

Dana bantuan diserahkan Manager External Affairs PT AGM, M Fatchoel Hadi diwakili Fahrurraji sebagai pelaksana lapangan program COMDEV & CSR PT AGM.

"Bantuan yang diserahkan berupa perlengkapan mesin penggiling sambal untuk KUD Bumi Karya desa Baru Hulu dan modal serba usaha untuk Koperasi Wanita Permata Bunda Desa Hariti Kecamatan Sungai Raya sebesar Rp. 25.000.000," kata Fahrurraji.

Bantuan diserahkan sebagai bentuk dukungan dan kepedulian Perusahaan serta tanggung jawab sosial perusahaan untuk turut serta berperan aktif membantu usaha kecil menengah kelompok masyarakat demi tercapainya kemandirian ekonomi masyarakat (*/AOL)

Simak informasi HSS di tautan berikut ini

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help