Pahlawan Pasar Terapung Era 90 an

Baru Terungkap! Iklan Jempol Oke Dibeli TV Swasta Rp 1 Miliar, Tapi Hj Ida Dapat Rp 40 Ribu

Melainkan ibu delapan anak tersebut mengaku dari hasil pembuatan video yang kerap menghiasi di layar televisi itu, ia hanya menerima upah

Baru Terungkap! Iklan Jempol Oke Dibeli TV Swasta Rp 1 Miliar, Tapi Hj Ida Dapat Rp 40 Ribu
KOLASE BPOST ONLINE
Hj Nor Farida alias Hj Ida 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ternyata di balik ketenarangan Hj Nor Farida alias Hj Ida dengan adegan Jempol Oke di Pasar Terapung yang malang melintang di layar televisi swasta nasional era 90-an, tidak serta merta menuai keberuntungan.

Melainkan ibu delapan anak tersebut mengaku dari hasil pembuatan video yang kerap menghiasi di layar televisi itu, ia hanya menerima upah sebesar Rp 40 ribu saja.

" Iya, cuman Rp 40 ribu saja. Dan itu pun uangnya langsung saya beli mukena dan sejadah sebagai kenang-kenangan," jelasnya.

Baca: Lewat Jempol Oke 32 Detik, Hj Ida Disebut-sebut Pahlawan Pasar Terapung di Era 1990-an

Baca: Bagini Kabar Terbaru Si Jempol Oke Hj Ida, Sudah 3 Tahun Tak Mengayuh Jukung

Baca: 8 Tahun Jadi Bintang Iklan, Hj Ida Buka-bukaan Soal Syuting Jempol Oke, Saya Sempat Menyerah

Hj Nor Farida atau lebih akrab disapa Hj Ida
Hj Nor Farida atau lebih akrab disapa Hj Ida (KOLASE BPOST ONLINE)

Ida juga mengaku meski wajahnya kerap menghiasi layar kaca pertelevisian swasta nasional, namun tak ada royalti diterimanya selama tujuh tahun.

Melainkan bantuan tersebut kemudian datang, setelah Ida mendapatkan dukungan moral dari sejumlah relawan. Ia diberangkatkan menuju Jakarta, untuk memenuhi panggilan.

Hj Nor Farida atau lebih akrab disapa Hj Ida
Hj Nor Farida atau lebih akrab disapa Hj Ida (banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie)

"Ternyata setiba di Jakarta, yang membuat saya kaget ternyata mereka (pihak televisi swasta) mengaku produk iklan tersebut dibelinya seharga Rp 1 Miliar. Sementara, selama video tersebut lalu lalang di televisi saya hanya dikasih Rp 40 ribu oleh pria berkewarganegaran Prancis beserta juru bicaranya, " cerita Ida.

Namun warga Kuin Alalak Selatan tersebut tidak berkecil hati. Melainkan dengan kesabarannya tersebut ia pun mendapatkan bantuan dari pihak perusahaan televisi swasta secara bertahap.

Hj Nor Farida atau akrab disapa Hj Ida dengan jempol okenya.
Hj Nor Farida atau akrab disapa Hj Ida dengan jempol okenya. (Istimewa)

"Ya, Alhamdulillah setelah saya datang ke Jakarta waktu itu, ternyata diberi piagam penghargaan, sebuah televisi, dan sejumlah uang. Saya juga meminta agar putri bungsu saya bisa dibantu dalam menimba ilmu di perguruan tinggi," kenang Ida. (BANJARMASINPOST.CO.ID /A RIZKI ABDUL GANI)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved