Berita HSU

Berbentuk Unik, Sekda Berharap Pasar Rakyat Muara Tapus Jadi Pusat Kuliner HSU, Ini Tujuannya

Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memiliki bangunan pasar yang berbentuk unik dan kedaerahan.

Berbentuk Unik, Sekda Berharap Pasar Rakyat Muara Tapus Jadi Pusat Kuliner HSU, Ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Pasar Rakyat Muara Tapus Amuntai Kabupaten HSU 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memiliki bangunan pasar yang berbentuk unik dan kedaerahan, yaitu pasar rakyat Muara Tapus. Meskipun hingga saat ini masih belum dimanfaatkan secara maksimal.

Belum lama ini Dinas Pekerjaan Umum HSU melakukan perbaikan karena banyak bangunan pasar yang sudah mulai rusak, terutama bagian atap. Dan saat ini bangunan pasar rakyat Muara Tapus kembali terlihat baik dengan dipasangkannya atap seng yang dilapisi dauh rumbia dan tikar purung sebagai plafonnya.

Tiang yang terbuat dari bambu juga memberikan kesan etnic, nuansa asti karena bangunan berada dikelilingi kolam dan enam buah gazebo dikelilingnya.

Sekda HSU drh Suyadi mengatakan setelah perbaikan ini pihaknya akan berkoordinasi dengan pihal terkait terutama Diskoperindag untuk pemanfaatannya.

Baca: LIVE STREAMING Arema FC vs Persib Liga 1 Pekan 4 Malam Ini - Link Live Streaming Indosiar Vidio.com

"Kami berharap bisa menjadi pusat kuliner karena letaknya yang cukup strategis di samping jalan provinsi," ungkapnya.

Bangunan ruko selain digunakan warga sekitar sebagai warung saat ini juga rerdapat bangunan showroom Dekranasda HSU. Untuk meningkan minat pengunjung di bangunan ruko sebelah kiti akan digunakan sebagai pameran para pebgrajin, jika ada pengunjung yabg ingin tau cara pembuatan kerajinan baik dari eceng gondok atau rotan.

"Dengan adanya pihak ketiga yang mau bekerjasama selain memanfaatkan aset daerah juga dapat meningkatkan pendapatan daerah," ujarnya.

Baca: Jelang Laga Barito Putera vs PSM Makassar, Ancaman dari Sang Mantan

Pasalnya hingga saat ini pasar rakyat Muara Tapus masih belum menghasilkan pemasukan padahal biaya perawatan terus mengalir untuk berbagai keperluan.

Pasar Rakyat di Desa Muara Tapus Kecamatan Amuntai Tengah dibangun pada 2010 dengan menelan anggaran sebesar Rp 1.9 miliar yang dilakukan secara bertahap bersumber dari APBD. Tahun pertama membangun bangunan utama dan lesehan yang berada di kanan dan kiri bangunan utama, sedangkan pada tahun berikutnya adalah membangunan mushola dan ruko.

Setelah peresmian pada 2010 pengelolaannya diserahkan kepada pihak ketiga yang hanya bertahan selama satu tahun karena bangkrut, tahun 2011 ruko diresmikan namun belum ada penyewa hingga saat ini. (nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help