Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

Hanya Bawa Senjata Tajam, Warga HSS Ini Diancam Hukuman 10 Tahun

Dia diamankan oleh anggota Polsek Simpur karena membawa senjata tajam (sajam) tanpa izin pada Jumat

Hanya Bawa Senjata Tajam, Warga HSS Ini Diancam Hukuman 10 Tahun
Humas Polres HSS
Barang bukti sajam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Ahmad Jasri (31) warga Desa Ulin Kecamatan Simpur, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib.

Dia diamankan oleh anggota Polsek Simpur karena membawa senjata tajam (sajam) tanpa izin pada Jumat, (13/4) pada pukul 00.10 WITA tanpa perlawanan.

Penangkapan pelaku berawal saat Polsek Simpur yang dipimpin Kapolsek Simpur Iptu M Aini melaksanakan giat operasi sikat di kawasan Jalan Pelipisan Desa Wasah Hilir Kecamatan Simpur Kabupaten HSS.

Baca: Lewat Jempol Oke 32 Detik, Hj Ida Disebut-sebut Pahlawan Pasar Terapung di Era 1990-an

Baca: Perawat Manis Ini Nyaris Jadi Mangsa, Kebohongan TNI Ini Keburu Ketahuan

Baca: PKS Siapkan Poros Baru Jika Prabowo Berlaku Seperti Ini, Harapkan Cak Imin Bergabung

Saat itu, pelaku sedang duduk di belakang warung tepatnya di teras rumah. Gelagat mencurigakan dari pelaku sehingga dilakukan pemeriksaan.

Kemudian ditemukan satu bilah senjata tajam yang diselipkan dipinggang sebelah kiri belakang dibalik bajunya.

Setelah ditanyakan mengenai ijinnya pelaku mengakui tidak memiliki dan dia juga mengakui kepemilikan sajam itu miliknya.

"Hanya untuk jaga-jaga saja membawa sajam. Tidak untuk pamer atau jagoan" kata Jasri kepada petugas.

Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko melalui Kasubbag Humas IPTU Ghandi Ranu membenarkan dengan penangkapan pelaku sajam.

"Pelaku sudah diamankan di Polsek Simpur untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dia diamankan saat giat OPS sikat," katanya, Minggu, (15/4).

Senjata tajam yang diamankan jenis pisau herder lengkap dengan kumpang terbuat dari kulit dan hulu dari kayu coklat tua.

Panjang keseluruhan 27,5 centimeter dan lebar 2,5 centimeter. Panjang besi sajamnya 16,5 centimeter.

Pelaku dijerat pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951. Dengan ancaman kurungan 10 tahun.

Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada warga HSS agar tidak membawa sajam tanpa izin di tempat umum (BANJARMASINPOST.CO.ID/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved