BanjarmasinPost/

Berita Banjarmasin

Ada Petugas Cantik di Lapas Teluk Dalam, "Hobi Saya Tinju, Ini Pekerjaan Menyenangkan"

Apalagi perempuan yang sering dipanggil Cici ini menjadi petugas penjaga di Lembaga Pemasyarakatan

Ada Petugas Cantik di Lapas Teluk Dalam,
Istimewa
Suci Paradita Sari 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bagi Suci Paradita Sari, perempuan cantik petugas Lapas Teluk Dalam, sikap tegas diperlukan di setiap kegiatannya.

Apalagi perempuan yang sering dipanggil Cici ini menjadi petugas penjaga di Lembaga Pemasyarakatan. Sehari-hari bersinggungan dengan narapidana yang memiliki prilaku beragam.

Karena itu, dirinya juga perlu bersikap macho. Bahkan hobinya pun disesuaikan. "Hobi saya tinju. Kali saya ada yang ngisengin bisa ditinju," kata Suci dengan nada bercanda.

Tapi bagi Suci selama tujuh tahun sudah biasa diisengin cowok yang berada di dalam penjara. Itu bagi dia adalah menu sehari hari.

Baca: Sel Lapas Teluk Dalam Banjarmasin Digeledah, Sejumlah Barang dan 15 Buah Senjata Mematikan Disita

"Pahit itu cuma ganjeng nya napi sih. Ada ngerayu atau ngegombal, apalagi tahanan kalau lihat cewek. Yah harus mental kuat lah. Kalau tidak kuat bisa emosi," kata dia.

Namun selama ini, bagi Suci, pengalaman kerja Lembaga Pemasyarakatan itu menyenangkan, Karena positifnya bisa bertaman sama yang namanya para narapidana.

"Bisa ikut dalam kegiatan membina narapida untuk bisa manjadikan lebih baik misalkan kegaiatan kesenian musik dan menari, itu bagi saya luar biasa," paparnya.

Baca: LIVE STREAMING Grand Final Indonesian Idol 2018 Abdul vs Maria di RCTI, Alumni Idol Tak Mau Kalah

Diterangkannya, sikap tegas di Lembaga Pemasyarakatan harus diperlihatkan, terutama saat razia rutin. "Tidak ada lagi, kalau ketemu yang tidak-tidak di lapas kita sikat habis," kata Suci.

Bukan hanya di lapas, di keluarga Suci dibimbing untuk mandiri. Bahkan itu menjadi Motonya.

"Ya moto saya jadi diri sendiri, cari jati diri lalu dapetin hidup yang mandiri dan optimis, karena hidup terus mengalir dan kehidupan terus berputar. Sesekali liat ke belakang untuk melanjutkan perjalanan yang tiada berujung. Intinya lebih ke mandiri," kata dia.(Lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help