Berita Banjarmasin

Inilah Ciri-ciri Mr X yang Ditemukan Tewas di Pasar Antasari Menurut Biddokkes Polda Kalsel

Terbaring kaku di lemari pendingin atau pengawet jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, hingga kini tak satu pihak keluarga korban

Inilah Ciri-ciri Mr X yang Ditemukan Tewas di Pasar Antasari Menurut Biddokkes Polda Kalsel
banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie
Jenazah Mr X yang semula ditemukan di Lantai 2 Pasar Hanyar Antasari Kecamatan Banjarmasin Tengah Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Empat hari sudah kini berita peristiwa penemuan mayat di lantai dua Pasar Hanyar Antasari Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kalsel, menyisakan misteri bagi warga Banua, Senin (16/4/2018).

Terbaring kaku di lemari pendingin atau pengawet jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, hingga kini tak satu pihak keluarga korban datang membesuk apalagi menjemput jenazah tersebut.

Hal itu menyusul identitas pria yang semula ditemukan tewas di pertokoan Pasar Hanyar Jalan Antasari itu belum diketahui. Sehingga hingga kini jenazah pun masih berstatus Mr X.

Baca: Baru Terungkap! Iklan Jempol Oke Dibeli TV Swasta Rp 1 Miliar, Tapi Hj Ida Dapat Rp 40 Ribu

Namun atas kondisi tersebut, tentu pihak kepolisian pun tidak tinggal diam. Melainkan mereka terus menelusuri identitas dan penyebab kematian Mr X.

Terbukti seperti baru tadi Tim Forensik RSUD Ulin Banjarmasin, Tim Dokpol Biddokkes Polda Kalsel serta Tim Rs Bhayangkara Banjarmasin melaksanakan pemeriksaan otopsi terhadap jenazah Mr X.

Kepala Biddokkes Polda Kalsel, AKBP dr Erwin ZH mars MH kes saat dikonfirmasi tentang kegiatan tersebut, dirinya pun membenarkan.

Baca: Jangan Salah Pakai! Inilah Ayat Penglaris Dagangan Cara Islam yang Jarang Diamalkan Pedagang

Adapun menurutnya berdasarkan pemeriksaan otopsi tim gabungan tersebut diperoleh beberapa hasil diantaranya seperti tinggi badan 165 sentimeter, berusia 30 hingga 40 tahun, mengenakan celana jeans tiga perempat berwarna biru pudar, panjang rambut tiga sentimeter dan sedikit botak.

Sedangkan untuk ciri-ciri yang lain, menurut dr Erwin lagi, jenazah tersebut berkepala cenderung lonjong, jari tangan dan kaki nampak kurus panjang, bergigi relatif rapi serta berkondisi rahang atas agak maju.

"Namun untuk penyebab kematian, sampai saat ini sulit ditentukan karena pembusukan," jelasnya.

Sehubung itupula, Kepala Biddokkes Polda Kalsel tersebut juga menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan melaporkan ke Polsekta Banjarmasin Tengah, RSUD Ulin Banjarmasin atau Biddokkes Polda Kalsel.

" Bila ada masyarakat atau diduga keluarga korban yang merasa kehilangan , bisa melaporkan kehilangan tersebut ke Polsekta Banjarmasin Tengah, RSUD Ulin Banjarmasin atau Biddokkes Polda Kalsel," imbaunya. (BANJARMASINPOST.CO.ID/A RIZKI ABDUL GANI)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved