BanjarmasinPost/

Kriminalitas Banjarbaru

Kelompok Jambret Banjarbaru 'Pincang', Dua Pelaku Masih Dikejar Resmob Polres Banjarbaru

Anggotanya jadi tak lengkap karena satu orang yang tergabung dalam kelompok itu yakni Pemuda berinisial MA (23)

Kelompok Jambret Banjarbaru 'Pincang', Dua Pelaku Masih Dikejar Resmob Polres Banjarbaru
humas_resbjb
Pelaku jambret berinisial MA saat diringkus Resmob polres Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kelompok jambret yang begitu meresahkan di Banjarbaru kini 'pincang'.

Anggotanya jadi tak lengkap karena satu orang yang tergabung dalam kelompok itu yakni Pemuda berinisial MA (23) sukses dibekuk satuan resmob Polres Banjarbaru, Sabtu (14/4/2018) dini hari tadi.

Masih ada dua lagi pelaku pada kelompok ini yang kini masih dikejar.

“Untuk pelaku ada tiga orang dan saat ini kita masih lakukan pengejaran kepada pelaku yang berinisial B dan R,” ucap Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Sudarno kepada Reporter Banjarmasinpost.co.id, Senin (16/4/2018).

Baca: Jambret Lima Lokasi Dibekuk Resmob Polres Banjarbaru

MA Warga Kelurahan Sungai tiung kecamatan Cempaka kota Banjarbaru mengaku kepada petugas, telah beroperasi sebanyak lima kali di berbagai titik.

Di antaranya di Jalan A Yani Km 33,5 di depan kampus STIMIK kota Banjarbaru, Jalan A Yani tepat nya di seberang Q Mall kota Banjarbaru, Jalan Dahlina raya kota Banjarbaru, Jalan Karang Rejo kota Banjarbaru dan Depan SPN Polda Kalsel Kota Banjarbaru.

Baca: LIVE STREAMING Persela vs Bali United Liga 1 Pekan 4 - Link Live Streaming O Channel Vidio.com

AKP Sudarno menjelaskan modus yang digunakan pelaku tak lain adalah menjambret atau merampas secara paksa sejumlah barang berharga milik setiap korban yang melintas di titik-titik tersebut.

Pada penangkapan pelaku MA (23) tersebut, petugas kepolisian mengamankan barang bukti satu unit motor Satria F berwarna hitam yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.

Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan, ancaman maksimal 12 tahun penjara. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help