Berita Banjarbaru

Korban Kecelakaan Lianganggang Bertambah, Setelah Suami, Sang Istri Menyusul, 'Sehidup Semati'

Awalnya, akibat kecelakaan ini satu orang dikabarkan meninggal dunia ditempat atas nama H Rahimulyakin (60)

Korban Kecelakaan Lianganggang Bertambah, Setelah Suami, Sang Istri Menyusul, 'Sehidup Semati'
Istimewa
Begini kondisi mobil korban yang alami kecelakaan di Caraka Jaya Jalan A Yani km 22 Lianganggang, Banjarbaru, Senin (16/4/2018) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kecelakaan lalulintas terjadi di Caraka jaya km 22 Lianganggang, Senin (16/4/2018) siang. Suami istri tewas akibat kecelakaan tersebut.

Awalnya, akibat kecelakaan ini satu orang dikabarkan meninggal dunia ditempat atas nama H Rahimulyakin (60) warga jalan Jenderal Sudirman nomor 65 RT 4 Marabahan yang ternyata merupakan staf ahli Bupati Batola.

Baca: BREAKINGNEWS: Mobil PNS Terbalik di Lianganggang, Satu Meninggal diTempat

Baca: BREAKING NEWS - Pengusaha Sarang Walet Palangkaraya Dirampok, Begini Modus dan Kerugiannya

Baca: Hasil Barito Putera vs PSM - Skor Sementara 1-0, Eks Juventus Bawa Keunggulan Laskar Antasari

Baca: Pengusaha Walet Dirampok, Korban Tahu Mobilnya Dibobol Usai Salat Djuhur, Perhiasan Pun Ludes

H Rahimulyakin mengendarai mobil hitam berplat nomor DA 9125 NK. Di mobil itu turut serta istrinya yakni, Hj Indah Astuti. Ternyata, setelah perawatan Hj Indah juga dikabarkan meninggal.

Kecelakaan tunggal mengakibatkan mobil hitam itu terbalik masuk parit. Istri korban awalnua alami luka, kabarnya alami patah di bagian tangan bagian kiri hingga akhirnya meninggal dunia.

"Beliau dulu kepala dinas di Marabahan, sekarang staf ahli di Kabupaten Batola. Allah hari ini lebih dulu memanggil beliau bersamaan dengan isteri tercintanya. Sehidup semati," bunyi pesan berantai duka ini beredar di sosial media dan setelah dikroscek memang benar. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help