Akses Warga Rusak Parah

Lima Tahun Rusak Parah Tak Pernah Diperbaiki, Begini Menyeramkannya Kondisi Jembatan Sebuli

Jembatan Sungai Hanyar – biasa disebut warga jembatan Sebuli-- di Kecamatan Kelumpang Utara, Kotabaru sepanjang lebih kurang

Lima Tahun Rusak Parah Tak Pernah Diperbaiki, Begini Menyeramkannya Kondisi Jembatan Sebuli
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Jembatan Sungai Hanyar – biasa disebut warga jembatan Sebuli-- di Kecamatan Kelumpang Utara, Kotabaru sepanjang lebih kurang 25 meter dengan lebar sekitar empat meter, bisa jadi bakal menjadi ‘jembatan maut’.

Betapa tidak, satu-satunya akses yang digunakan warga beraktivitas itu, kondisinya berbahaya jika dilalui kendaraan bermotor.

Diperoleh informasi, sejak belasan tahun atau dalam lima tahun terakhir mengalami kerusakan parah, dan tidak pernah diperbaiki.

Selain lantai jembatan bolong di sana- sini, kondisinya jembatan pun miring.

Baca: Wah Syahrini Terbang ke Romania Demi Pemotretan, Loh Malah Heboh Foto Anehnya

Agar tetap bisa dilalui kendaraan roda dua dan dan empat, lantai jembatan dilapis dengan batang pohon kelapa di sisi kiri dan kanan jembatan.

Meski berbahaya, warga terpaksa menggunakan jembatan tersebut karena itu satu-satunya akses penghubung dari desa Pudi ke beberapa desa lainnya.

Baca: Mucikari Ini Untung Rp 500 Ribu Tiap Kali Jual Cewek Muda ke Lelaki Hidung Belang

Tidak jarang pengendara roda empat menderita kerugian materil ketika melintas di atas jembatan karena mengalami kebocoran ban akibat tertusuk paku dari batang pohon kelapa yang dipasang.

Selain itu, warga harus berhati-hati saat melintas. Terlebih usai hujan batang pohon kelapa licin, ban mobil rawan terperosok.

"Jadi harus hato-hati bagaimana caranya supaya ban tidak terperosok. Apalagi setelah hujan licin,” tutur Zulkifli, warga Desa Pudi, Minggu (15/4).

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved