Berita Banjarmasin

Siapa Pertama Kali Melaporkan Hamli Kursani? Inspektorat Kota Banjarmasin Tak Mau 'Ngomong'

Inpektorat berpendapat Hamli Kursani diduga melakukan pelanggaran disiplin kepegawaian

Siapa Pertama Kali Melaporkan Hamli Kursani? Inspektorat Kota Banjarmasin Tak Mau 'Ngomong'
edi nugroho
H James Fudhoil Yamin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kasus dugaan interdipliner yang dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) non aktif Hamli Kursani terus bergulir.

Inpektorat berpendapat Hamli Kursani diduga melakukan pelanggaran disiplin kepegawaian dan nanti akan diungkap semunya setelah selesai.

"Pemeriksaan Hamli Kursani maksimal 45 hari harus sudah diselesaaikan. Kita juga belum bisa menentukan apakah Hamli itu melanggar displin berat atau ringan," kata Kepala Inspektorat Kota Banjarmasin H James Fudhoil Yamin SH MH, usai pemeriksaan Hamli Kursani, Senin (16/4/18) siang di kantor Inspektoriat setempat di Jl Pramuka Tembus Pal 6 Banjarmasin.

Baca: Diperiksa Inspektorat 3 Jam, Sekda Non Aktif Kota Banjarmasin Kelaparan

Menurut Fudhoil, inspektoriat sudah menggelar pemeriksaan kedua kalinya terkait kasus sekda non aktif Hamli Kursani.

"Kita sudah melakukan pulbaket dan keterangan saksi sekitar tujuh orang pada pemeriksaan pertama. Untuk pemeriksaan kedua itu Hamli Kursani kita panggil," kata Fudhoil.

Baca: LIVE STREAMING Persela vs Bali United Liga 1 Pekan 4 - Link Live Streaming O Channel Vidio.com

Menurut Fudhoil, Hamli Kursani sudah memberikan keterangan dengan bebas dan terbuka.

Ada sekitar sembilan (9) pertanyaan dengan beberapa rincian-rincian.

Inspektorat akan melakukan klarifikasi, kajian dan kompilasi, serta mencocokkan apa yang sudah ditemukan pada pemeriksaan tahap pertama.

"Sistem pemeriksaan di Inspektorat itu mekanisme rahasia dan tertutup. Kita tak bisa menyampaikan siapa yang melaporkan Hamli pada pertama kalinya," kata Fudhoil saat ditanya siapa pertama kali yang melaporkan Hamli ke Inspektoriat atau Wali Kota. (ogi)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved