Berita Kabupaten Banjar

Ustad Udin Isi Isra Mi'raj di SMAN 1 Martapura, Ini Pesannya

Sekolah peraih adiwiyata nasional itu, memang tengah menggelar Isra dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1439 H.

Ustad Udin Isi Isra Mi'raj di SMAN 1 Martapura, Ini Pesannya
istimewa
Syair Maulid Habsy dan pukulan alat musik terbang terdengar dari ruang loby SMAN 1 Martapura. Sekolah peraih adiwiyata nasional itu, memang tengah menggelar Isra dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1439 H. 

BANJARMASINPOST. CO.ID.MARTAPURA - Syair Maulid Habsy dan pukulan alat musik terbang terdengar dari ruang lobi SMAN 1 Martapura.

Sekolah peraih adiwiyata nasional itu, memang tengah menggelar Isra dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1439 H.

Kali ini, Kegiatan yang tidak kurang diikuti 900 orang siswa dan 85 Guru beserta Karyawan SMAN 1 Martapura serta komite dan tamu undangan dari lingkungan sekolah mengangkat Jadikanlah Sholat Sebagai Bekal di Dunia dan di Akhirat".

Acara yang diprakarsai OSIS (Organisasi Siswa Intera ini berlangsung dari jam 09.00 WIB. Dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dilanjutkan pembacaan Maulid yang diakhiri ceramah agama seputar isra' dan mi'raj Nabi Muhammad SAW.

Baca: Gerayangi Sejumlah Lokasi, Pencuri Ini Embat Belasan Unit Motor, Mau Menjual Keburu Ditangkap

Ustadz Syarifudin Ansyari hadir mengisi ceramah agama dengan gaya khasnya.

Ustadz Udin sapaan akrabnya menyampaikan bahwa Isra Mi'raj itu bicara kekuasaan Allah dan untuk memaknainya hanya bisa melalui keimanan bukan pakai logika. Inilah kekuasaan Allah.

"Kalau ingin hidup sukses perbaiki hablumninullah dan hablumminannas, dimana yang didalam hablumminullah terdapat perintah melaksanalan sholat," pesannya.

Baca: Komentar Robert Rene Albert Usai Barito Putera vs PSM 2-1, Bandingkan Timnya dengan Manchester City

Kepala SMAN 1 Martapura Tupan berharap kita semua melalui peringatan Isra dan mi'raj kita mendapatkan rahmat dan dikabulkan segala hajad.

Berkaitan dengan hal itu pula berkaca dengan tema kali ini Dia mengharapkan mudah-mudahan melaksanakan perintah sholat bukan lagi karena manusia atau takut dengan guru melainkan karena hati dan keikhalasan sebagai orang beriman dan hamba Allah.

"Jadilah sholat sebagai keperluan hidup bukan sekedar kewajiban semata," ujar Tupan. 

Penulis: Hari Widodo
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help