Pernikahan Dini

Dinas PPKB Tapin dan KUA Semakin Gencar Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini

Terpisah, Noor Ifansyah, Kadinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tapin tak menepis kalau pihaknya sering dapat informasi

Dinas PPKB Tapin dan KUA Semakin Gencar Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Terpisah, Noor Ifansyah, Kadinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tapin tak menepis kalau pihaknya sering dapat informasi pelajar SLTA berhenti sekolah, baik kelas XI atau kelas XII karena alasan ingin menikah.

Bahkan, Ifansyah menyebut, beberapa tahun lalu, ada siswi kelas IX SMP di Tapin berhenti sekolah lantaran ingin menikah.

Baca: Hari Ini Telah Masuk Bulan Syakban, Ini Maknanya Secara Bahasa

“Dari kasus itu, kami pun gencar melakukan sosialisasi mencegah pernikahan dini ke masyarakat dan remaja,” jelas dia.

Dia bersyukur tahun 2018 tidak ada pelajar SLTP dan SLTA di Tapin berhenti sekolah, apalagi karena ingin menikah.

Baca: Viral! Video Gokil Polantas Polda Kalsel, Tampilkan Gaya Kekinian Siap Bertugas

Menurut Ifansyah, beberapa tahun terakhir pihaknya genjar melakukan sosialisasi pencegahan pernikahan dini ke kecamatan hingga ke desa-desa, baik kepada para orangtua maupun pelajar.

“Alhamdulillah, sudah dua tahunan ini jarang terdengar pelajar SLTA di Tapin putus sekolah karena alasan menikah,” ujarnya.

Baca: Hari Ini! Pengumuman SNMPTN : Hal-hal yang Harus Disiapkan Setelah Dinyatakan Lulus SNMPTN 2018

Disebutkan dia, tahun 2018 Pemda Tapin akan melakukan kerjasama dengan KUA se Tapin dalam rangka mencegah pernikahan dini.

“Deteksi dini kepada para pelajar yang akan kawin sangat penting. Sebab jika rencana pernikahan sudah masak, sulit membatalkannya,” pungkas Ifansyah.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved