B Focus Economic

Dulu Terkenal dengan Dunia Hitamnya, Sekarang Banyuwangi jadi Destinasi Para Turis, Ini Strateginya

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Herawanto, mengatakan sudah ada contoh-contoh daerah di Indonesia

Dulu Terkenal dengan Dunia Hitamnya, Sekarang Banyuwangi jadi Destinasi Para Turis, Ini Strateginya
BPost Cetak
b focus

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Herawanto, mengatakan sudah ada contoh-contoh daerah di Indonesia yang mampu mengubah faktor pendorong perekonomiannya ke sektor pariwisata.

"Contoh ada di Banyuwangi Jawa Timur, dulu dikenal sebagai kota yang gelap karena terkenal dengan dunia hitam sekarang jadi destinasi para turis, ada 72 event baik berskala nasional maupun internasional yang digelar di Banyuwangi dalam setahun," katanya.

Baca: Ketika Batu Bara Tak Lagi Menarik, Sektor Ini Mulai Dilirik

Masukan disampaikan Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Provinsi Kalsel, Edi Suryadi.

Ia menilai untuk bisa mendatangkan wisatawan sebanyak itu, Kalsel masih membutuhkan infrastruktur yang baik.

Baca: Hukum Berpuasa Sebulan Penuh di Bulan Syakban Menurut Ustadz Somad

"Kita tidak bisa remehkan sektor pariwisata, bahkan secara nasional jika dibandingkan, sektor tambang hanya di urutan kelima sebagai penyumbang devisa. Ini masih jauh di bawah sektor pariwisata yang lebih besar," kata Edi.

Sedangkan Direktur Pengawasan LJK OJK Regional IX Kalimantan, M Nurdin Subandi, mengatakan pihaknya juga sudah siapkan regulasi bagi perbankan untuk menyalurkan pembiayaan tak hanya terbatas pada sektor batu bara namun juga sektor-sektor lainnya.

Baca: 12 Link Alternatif Pengumuman SNMPTN 2018 Pukul 17.00, Klik di Sini

Diskusi ini melibatkan stakeholders sektor pertambangan batu bara di Kalimantan Selatan yaitu, pihak Pemerintah Daerah Kalimantan Selatan antara lain, Dinas Pertambangan dan Energi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), asosiasi dan pelaku usaha pertambangan batu bara, perbankan, dan universitas. Tampil sebagai moderator Office of Chief Economist Bank Mandiri, Dendi Ramdani.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved