Berita Tanahlaut

Jasa Raharja Pastikan Santunan Kematian Bagi Pasutri Asal Teluk Tiram, Satu Orang Terima Rp 50 Juta

Pria berkaca mata itu memastikan kerabat atau keluarga dari pasutri yang tewas akan mendapatkan santunan kematian.

Jasa Raharja Pastikan Santunan Kematian Bagi Pasutri Asal Teluk Tiram, Satu Orang Terima Rp 50 Juta
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Anggar Bagus Kusuma, petugas Asuransi Jasa Raharja di Samsat Pelaihari berada di RSUD Hadji Beojasin Pelaihari, Selasa (17/4/2018) hingga malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Anggar Bagus Kusuma, petugas Asuransi Jasa Raharja di Samsat Pelaihari berada di RSUD Hadji Beojasin Pelaihari, Selasa (17/4/2018) hingga malam.

Pria berkaca mata itu memastikan kerabat atau keluarga dari pasutri yang tewas akan mendapatkan santunan kematian.

"Saya menyampaikan hak-hak korban kepada kerabat korban bahwa kecelakaan lalulintas itu mendapat pertanggungan Rp 50 juta untuk satu korban yang akan diserahkan langsung ke rumah duka," katanya.

Abidin, kakak kandung korban Masniah mengaku hanya berzikir dan ikhlas menerima kenyataan adiknya tewas dalam kecelakaan lalulintas.

Baca: 5 Fakta Pesta Seks Swinger, Berawal Dari Grup Whatsapp Hingga Terciduk Tanpa Busana

Ia mengaku langsung dari Teluk Tiram, Banjarmasin Barat bersama rombongan relawan emergency memastikan informasi saudari tewas karena kecelakaan lalulintas.

"Tidak ada firasat dari korban. Mereka juga ke Pelaihari tidak bilang. Almarhum punya dua anak perempuan. Kalau saudaraku yang lain pingsan mendengar kabar duka ini," katanya.

Sementara, Edy, keponakan Joko Prawito di Dusun Gunung Gundul, Kecamatan Takisung mengaku diminta orangtunya mengecek informasi kematian pamannya.

Baca: Kondisi Mengenaskan Laskar Mahesa Jenar Jelang Laga PSIS vs Persija di Liga 1 2018

"Memang benar paman saya dan istrinya yang mengalami musibah. Sepertinya mengurus sertifikat tanah di Pelaihari," katanya.

Pasutri, Joko Prawito dan istrinya Masniah tewas dalam peristiwa kecelakaan lalulintas di Jalan Nasional, depan Mapolsek Tambangulang, sekitar pukul 15.30 Wita.

Korban diduga tewas tergilas mobil angkutan minyak tanah non subsidi yang melintas dari arah Banjarmasin atau berlawan arah dengan korban berkendara.
(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help