Berita Kotabaru

Parkir di Pasar Limbur Raya Semrawut Gara-gara Aturan Ini, Kadisgasar Mahyudiansyah Angkat Tangan

Tidak adanya petugas juru parkir biasa mengatur kendaraan roda dua yang parkir terlihat semrawut.

Parkir di Pasar Limbur Raya Semrawut Gara-gara Aturan Ini, Kadisgasar Mahyudiansyah Angkat Tangan
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Kondisi parkir kendaraan roda dua di Pasar Limbur Raya semrawut karena tak ada petugas yang mengatur 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Karena ditengarai menjadi praktik pungutan liar (pungli) karena tidak disertai karcis saat penarikan retribusi parkir di area pasar, Kompleks Pasar Kemakmuran Kotabaru mulai terlihat dampaknya.

Tidak adanya petugas juru parkir biasa mengatur kendaraan roda dua yang parkir terlihat semrawut. Kondisi itu jelas terlihat di area pasar Limbur Raya.

Dikarenakan Peraturan Daerah (Perda) 03 tahun 2012, pengelolaan parkir tidak boleh dikerja samakan dengan pihak kedua.

Kesemrawutan ditambah lagi pemilik kendaraan atau pengungjung Limbur Raya yang memarkir motor mereka dengan asal-asalan. Akibatnya halaman pasar tersebut bukan saja terlihat padat, karena ada beberqpa motor terparkir di tengah.

Baca: Bulan Syaban 1439 H Jatuh Pada Hari Ini, Ada Tiga Peristiwa Penting Bagi Muslim Di Bulan Syakban

Namun tidak sedikit kendaraan yang posisi parkirnya tidak beraturan, sehingga agak mengganggu akses jalan pengendara yang melintas di area tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar (Kadisdagsar) Kotabaru Mahyudiansyah, tidak menepis semrawutnya kendaraan roda dua pengunjung yang parkir di area pasar.

Karena peraturan daerah mengatur tentang retribusi umum, pengelolaan parkir tidak diperbolehkan dikerja samakan dengan pihak kedua.

Baca: Jadwal MotoGP Amerika 2018, Valentino Rossi Bicarakan Mengenai Kasus Doping Di Moto GP

Menurut Mahyudiansyah, pihaknya tidak akan melakukan pengelolaan sepanjang tidak ada aturan berupa peraturan bupati tentang cara teknis, pihaknya tidak bisa melakukan tindak apa-apa.

"Intinya disatu sisi kita tidak menyalahi aturan. Pernah ada yang sarankan, pungut saja. Sedangkan penguasaan (pengelolaan parkir) siapa, tidak jelas," tandasnya.(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help