Menguak Sulap Bahan Bekas di Negara

Hebatnya Lagi, Karya Manual 'Urang Negara' Bisa Bersaing Dengan Pabrikan

Keahlian menjadikan barang bekas dari bahan logam bekas menjadi bahan nilai ekonomis terus terjaga

Hebatnya Lagi, Karya Manual 'Urang Negara' Bisa Bersaing Dengan Pabrikan
aprianto
Kerajinan Wajan aluminium di Negara, Hulu Sungai Selatan (HSS). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Kreatifitas menyulap besi dan aluminium bekas oleh masyarakat Nagara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) merupakan ilmu dan warisan turun temurun dan autodidak.

Keahlian menjadikan barang bekas dari bahan logam bekas menjadi bahan nilai ekonomis terus terjaga dan bertahan sampai saat ini. Meski kemajuan teknologi terus berkembang.

Para pengrajin dari masyarakat Nagara masih menggunakan cara tradisional dan tenaga manusia. Namun hasil kreatifitas mereka masih tetap bisa bertahan sampai saat ini.

Baca: Pesawat Jatuh Pun Bisa Jadi Sendok! Disulap Bisa Pengkor Lalu Jadi Alat Ini

Baca: Digantung pada 2006, Misteri Saddam Hussein Masih Terus Hidup, Beredar Video Jasadnya Masih Utuh

Baca: Pembunuh Terapis Cantik Ini Ternyata Tukang Parkir, Alasan Membunuhnya Pun Mengejutkan

Camat Daha Utara Lothvie Rahmani mengatakan bahwa kreatifitas masyarakat Nagara khususnya untuk pengerjaan olahan logam masih dilakukan dengan cara manual.

"Pembuatan kerajinan masih manual dengan tenaga manusia. Namun hasil olahannya tidak kalah dibanding dengan olahan mesin atau pabrikan," katanya, kemarin.

Hasil olahan logam dikatakannya bervariasi dan beragam jenis menyesuaikan dengan keperluan rumah tangga saat ini.

"Pemasaran hasil olahan kerajinan logam dipasarkan tidak hanya di Kalsel, namun juga ke wilayah Kalteng dan Kaltim," lanjutnya.

Pihaknya berharap kerajinan olahan logam itu tetap bisa bertahan dan kualitasnya tetap dijaga dengan baik. (BANJARMASINPOST.CO.ID/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved