Berita Banjarmasin

Keterlambatan Tunjangan PNS Pemko Banjarmasin di Bawah Sekda Akhirnya Teratasi

Lambatnya pencairan tunjangan kerja aparatur sipil negara (ASN) Pemko Banjarmasin, khususnya pada organisasi ASN/PNS di bawah

Keterlambatan Tunjangan PNS Pemko Banjarmasin di Bawah Sekda Akhirnya Teratasi
BANJARMASINPOST.co.id/edi nugroho
Ibnu Sina 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Lambatnya pencairan tunjangan kerja aparatur sipil negara (ASN) Pemko Banjarmasin, khususnya pada organisasi ASN di bawah Sekda Kota Banjarmasin dan terkenda dampak penonaktifan sekda Hamli Kursani akhirnya dapat teratasi.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, usai mengikuti Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Banjarmasin Tahun Anggaran 2017, Rabu (17/4/2018) di Aula DPRD Kota Banjarmasin, menyatakan keluhan tunjangan kerja aparatur sipil negara (ASN) Pemko Banjarmasin, khususnya pada organisasi ASN di bawah Sekda Kota Banjarmasin yang belum cair karena tak ada tanda tangan sekda sudah tak ada masalah lagi.

"Sudah clear koq. Kalau pun ada kendala, langsung saya tarik menjadi kewenagan wali kota sebagai pengguna anggaran. Menurut Keterangan Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Pemko Banjarmasin, Subehan Noor Yaumil, sudah tak ada masalah lagi," kata Ibnu Sina.

Baca: Saddam Hussein Jadi Musuh George W Bush dan Amerika, Tapi Malah Dipuji Donald Trump

Baca: Beredar Video Pengakuan Pembunuh Terapis Salon Cantik di Banjarbaru, Terakhir Kena Dada

Baca: Digantung pada 2006, Misteri Saddam Hussein Masih Terus Hidup, Beredar Video Jasadnya Masih Utuh

Sebelumnya, tunjangan ASN di bawah sekda yang biasanya diterima setiap tanggal 15, sampai sekarang belum cair.

Nilai tunjangan berbeda beda tergantung dari golongan eselon ASN itu sendiri.

Selama ini tunjangan belum pernah terlambat kecuali berbenturan dengan tanggal merah atau cuti.

Para ASN di bawah sekda juga menanyakan lambatnya pencairan tunjangan itu apakah itu karena dinonaktifkannya Sekda Kota Banjarmasin Hamli Kursani.

Halaman
12
Penulis: Edi Nugroho
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help