Kriminalitas Banjarmasin

Layaknya Bisnis Kafe, Penjual Barang Haram Ini Juga Pakai Daftar Harga, 'Bandar' Zaman Now!

Keduanya yakni Jamali (45) warga Jalan KS Tubun III GG. Teratai Rt. 18 Rw.02 Kelurahan Kelayan Darat

Layaknya Bisnis Kafe, Penjual Barang Haram Ini Juga Pakai Daftar Harga, 'Bandar' Zaman Now!
Istimewa
Penjual carnophen diciduk petugas gabungan unit Resmob, unit Ranmor dan Dit intelkam Polda Kalsel, Senin (16/4) sore. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemberantasan obat-obatan terlarang terus dilakukan petugas Polda Kalimantan Selatan. Kali ini giliran penjual carnophen diciduk petugas gabungan unit Resmob Polda Kalsel, unit Ranmor Polda Kalsel dan Dit intelkam Polda Kalsel, Senin (16/4) sore.

Keduanya yakni Jamali (45) warga Jalan KS Tubun III GG. Teratai Rt. 18 Rw.02 Kelurahan Kelayan Darat Kecamatan Banjarmasin Selatan. Ia diciduk petugas bersama ponakannya bernama Verdawati (25) yang juga tinggal ditempat yang sama dengan sang paman.

Dari penangkapan ini petugas memenukan ratusan butir Zenith (carnophen), Tramadol HCI, Dextro, dan Xelidril. Bersama dua pengedar ini petugas juga sempat memintai keteranbgan dua pembeli obat-obatan terlarang itu.

Baca: Digantung pada 2006, Misteri Saddam Hussein Masih Terus Hidup, Beredar Video Jasadnya Masih Utuh

Informasi diperoleh penangkapan kedua pengedar obat-obatan terlarang ini berawal masuknya info ke petugas bahwa ada seseotang yang diduga menjual obat-obatan terlarang ini kepada orang-orang di sekitar lokasi Jalan Muara Kelayan Banjarmasin Selatan.

Baca: Penting! Jika Tak Lolos SNMPTN 2018 Jangan Sedih, Masih Ada Seleksi Bersama, Klik sbmptn.ac.id!

Maka petugas gabungan langsung melakukan gerak ke lokasi tersebut sekitar pukul 14;30 Wita , pasalnya ada info bahawa banyak pembeli juga sedang berada di lokasi. Tiba di lokasi petugas dengan cepat mengamankan keduanya.

Baca: Cek di Sini Nama Peserta Yang Lolos SNMPTN 2018 di Universitas Lambung Mangkurat (ULM)

Tak ketinggalan juga dua pembeli dan juga saat dilakukan penggeledahan di sebuah tempat mirip warung kecil di belakang rumahnya petugas temukan ratusan obat carnophen. Yang uniknya petugas juga temukan daftar harga obat yang dijual oleh keduanya.

Maka semua orang bukti dibawa petugas untuk dijadikan barang bukti .

"Obat-obatan itu milik sang paman yang dijual oleh ponakannya. Ada daftar harga juga kita temukan," papar satu sumber metro banjar.

Pantauan BANJARMASINPOST.CO.ID selain obat-obatan itu terlihat juga daftar harga untuk obat-obatan tertentu. Tertulis 1 kepeng harga Rp6 ribu, 2 kepeng Rp12 ribu dan selanjutnya.

Direktur Kriminal Umum Kombes M Firman melalui Kasubdit III Jatanras AKBP Afebrianto membenarkan penangkapan pengedar carnophen ini oleh tim gabungan.

"Sudah diserahkan ke Direktorat Narkoba," papar Afebrianto.(BANJARMASINPOST.CO.ID/Irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved