Berita Tanahlaut

Sebelum Pilpres 2019, 100 Persen Warga Tanahlaut Harus Punya NIK

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanahlaut terus mencermati layar monitor komputer yang terkoneksi dengan server

Sebelum Pilpres 2019, 100 Persen Warga Tanahlaut Harus Punya NIK
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Anggota KPU Kabupaten Tanahlaut, Tri Widoyati 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanahlaut terus mencermati layar monitor komputer yang terkoneksi dengan server sistem informasi data pemilih atau Sidalih milik KPU Pusat.

Data itu kini menjadi acuan KPU Kabupaten Tanahlaut sebelum melaksanakan rapat pleno penetapan daftar pemilih tetap atau DPT pemilih pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut periode 2018-2023.

Anggota KPU Kabupaten Tanahlaut yang membidangi data pemilih, Tri Widoyati mengaku daftar pemilih sementara di Kabupaten Tanahlaut berjumlah 230.301.

Setelah dilakukan pencocokan dan penelitian oleh petugas pemutakhiran data pemilih dalam rapat pleno tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan terjadi penurunan angka DPS hasil pemutakhiran berjumlah 230.129.

Baca: Syarat Barcelona Meraih 2 Gelar Sekaligus di Pekan Ini, Copa Del Rey dan Liga Spanyol 2017/2018

"Angka itu belum final karena masih terus dilakukan penelusuran, termasuk verifikasi data kependudukan bagi warga binaan di Rutan Pelaihari. Informasinya warga binaan itu jumlahnya mencapai 300 lebih pemilih. Sementara tidak semua warga binaan itu domisilinya di Kabupaten Tanahlaut," katanya.

Tri Widoyati menyangkal ketidak sesuaikan data kependudukan dengan DPT saat pemilihan Gubernur Kalsel 2015 lalu. Justru data base kependudukan saat ini yang disingkirkan dengan daftar pemilih sementara di Rutan Pelaihari.

"Sebelum DPT ditetapkan besok (Kamis malam) masih memungkinkan memasukkan data pemilih yang belum terdaftar," katanya.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Crotone vs Juventus di Liga Italia Pekan 33 Malam Ini

Sementara itu, Kepala Seksi Pendataan Penduduk pada Disdukcapil Kabupaten Tanahlaut, Khair mengaku pihaknya kali pertama mendatangi warga bimaan di Rutan Pelaihari.

Itu dalam kaitan memastikan warga Tanahlaut memiliki nomor induk kependudukan (NIK) sebagai dasar menerbitkan surat keterangan agar dapat memilih.

"Surat keterangan kependudukan menjadi syarat memilih dalam Pilkada serentak selain membawa surat undangan dari KPU Kabupaten Tanahlaut," katanya

Saar ini, ungkapnya jajaran Disdukcapil Kabupaten Tanahlaut selalu melakuka perekaman KTP elektronik keliling desa untuk menyelesaikan target Pemerintah Pusat.

"Targetnya sebelum Pemilihan Presiden 2019 nanti, harus 100 persen warga Tanahlaut memiliki NIK," katanya. (Banjarmasinpost.co.id /Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help