Berita Hulu Sungai Tengah

Irigasi Batang Alai Bakal Dijadikan Objek Wisata, Segini Dana yang Disiapkan

"Bagaimana konsepnya nanti, apakah dibangun taman atau fasiltas lainnya, masih dalam perencanaan"

Irigasi Batang Alai Bakal Dijadikan Objek Wisata, Segini Dana yang Disiapkan
Hanani
Plt Bupati HST HA Chairansyah saat soft launching uji coba bendung Batangalai di Desa Tanah Habang, Kecamatan Batangalai Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Irigasi Batangalai di Desa Labuan Kecamatan Batangalai Selatan, Hulu Sungai Tengah bakal dijadikan objek wisata.

‎Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimanatan kepada banjarmasinpost.co.id, usai soft launching running tes saluran irigasi batangalai di Desa Tanah Habang, Rabu kemarin mengatakan, pemerintah telah menyiapkan dana Rp 500 Juta sampai Rp 1 miliar untuk membuat bendung Batangalai tersebut menjadi menarik dan bisa dijadikan tempat wisata.

"Bagaimana konsepnya nanti, apakah dibangun taman atau fasiltas lainnya, masih dalam perencanaan. Yang jelas sudah disiapkan dananaya Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar. Tentunya dibangun setelah pembangun fisik irigasinya selesai," kata Dwi Purwantoro.

Baca: Wow! Libur Lebaran 2018 Lebih Panjang Jadi 7 Hari, Berlangsung 11-20 Juni

Baca: Merinding Lihat Aksi Lucinta Luna Bikin Wajahnya Tirus, Sampai Rela Lakukan Hal Menyakitkan Ini

Baca: Perempuan Cantik Ini Ngaku Tak Tahan dengan Daus Mini, Ada Pelakor Diantara Mereka?

Dijelaskan, saat ini progress pembangunanan mencapai 70 persen, dan ditargetkan 100 persen sampai akhir Desember 2018 mendatang. Pembangunan irigasi Batangalai dimulai 2006 silam, dan sempat terhenti beberapa kali, karena kendala pembebasan lahan. Saat itu, pembebasan lahan dibebakan kepada pemerintah kabupaten. Karena keterbatasan dana Pemkab HST. Selanjutnya, pada 2015, pemerintah pusat baru menanggung seluruh biaya, baik untuk proyek fisik maupun pembebasan lahan.

"Tapi efektifnya, kami mulai bekerja November 2016, menunggu masalah lahannya beres,"kata kepala proyek pelaksana dari PT Waskita. Irigasi Batangalai dibangun dengan sistem pendanaan multi years, dan terakhir untuk penyelesaian proyek fisiknya tersebut anggarannya 200 miliar lebih. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved