Keunikan Masjid Pusaka Puain Kanan

Beberapa Kali Dipugar, Satu Penyebabnya akibat Dibakar Belanda

Tak hanya sekadar dipugar, lokasinya pun juga mengalami pemindahan dari lokasi awalnya saat pertama kali dibangun.

Beberapa Kali Dipugar, Satu Penyebabnya akibat Dibakar Belanda
dony usman
Masjid Pusaka Nurul Iman Desa Puain Kanan, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Semenjak dibangun pada tahun 1638, Masjid Pusaka Nurul Iman Desa Puain Kanan, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong telah mengalami beberapa kali pemugaran.

Tak hanya sekadar dipugar, lokasinya pun juga mengalami pemindahan dari lokasi awalnya saat pertama kali dibangun.

Ini dibenarkan Mahyuni, Jupel Masjid Pusaka Nurul Iman yang ditemui banjarmasinpost.co.id, di lokasi masjid saa ini di RT.2 Desa Puain Kanan, kecamatan Tanta.

Baca: Ribut-ribut Facebook Ditutup Lalu Diblokir 24 April, Ini Fakta Sesungguhnya

Baca: Ponsel Jadul Nokia 8210, Ternyata Disukai Gembong Narkoba, Alasannya Masuk Akal

Baca: Plak! Siswa Terhuyung Kesakitan, Guru di Banyumas Tampar Wajah Siswa dengan Keras

"Lokasi awalnya berada di Banua Usang (masih di Desa Puain Kanan) jauh dari sungai, kalau sekarang berpindah ke dekat sungai," katanya.

Pindahnya lokasi masjid dari tempat awal ke lokasi sekarang karena masyarakat saat itu juga berpindah permukiman untuk mendekati aliran sungai, sehingga masjid juga dipindah.

Kemudian alasan pemugaran lainya selain karena ada yang rusak alami, renovasi terpaksa dilakukan karena masjid ini pernah dibakar.

"Pernah dibakar Belanda saat penjajahan pertama, makanya sebagian besar mengalami pemugaran," kata Mahyuni.

Kini dengan beberapa kali mengalami pemugaran kini Masjid Pusaka Nurul Iman berdiri kokoh seluas 12x12 meter dengan tetap menonjolkan kontruksi bangunan banjar berupa bubungan tinggi. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved