Hari Kartini 2018

Hari Kartini 21 April 2018, Mengagumkan, Kumpulan Pemikiran RA Kartini Melebihi Zamannya

Kumpulan pemikiran RA Kartini memang sangat mengagumkan, jauh melebihi pemikiran orang-orang di zamannya

Hari Kartini 21 April 2018, Mengagumkan, Kumpulan Pemikiran RA Kartini Melebihi Zamannya
dokumen
Raden Ajeng Kartini atau RA Kartini adalah sosok pahlawan wanita yang selalu dikenang. 

Berpisah dengan teman-teman yang menjabat tangannya erat-erat dengan air mata berlinangan. Dengan menangis-nangis ia memohon kepada ayahnya agar diijinkan untuk turut bersama abang-abangnya meneruskan sekolah ke HBS di Semarang. Ia berjanji akan belajar sekuat tenaga agar tidak mengecewakan orang tuanya.

Ia berlutut dan menatap wajah ayahnya. Dengan berdebar-debar ia menanti jawab ayahnya yang kemudian dengan penuh kasih sayang membelai rambutnya yang hitam. 'Tidak!' jawab ayahnya lirih dan tegas. Ia terperanjat. Ia tahu apa arti 'tidak' dari ayahnya. Ia berlari. Ia bersembunyi di kolong tempat tidur. Ia hanya ingin sendiri dengan kesedihannya. Dan menangis tak berkeputusan.

Telah berlalu! Semuanya telah berlalu! Pintu sekolah telah tertutup di belakangnya dan rumah ayah menerimanya dengan penuh kasih sayang. Rumah itu besar. Halamannya pun luas sekali. Tetapi begitu tebal dan tinggi tembok yang mengelilinginya."

(Surat RA Kartini kepada Nyonya Abendanon)

Baca: Hari Kartini 2018, Anak Selir yang Menikahi Pria Beristri, Ini Curhatan Kartini Tentang Cinta

"... dan kami yakin seyakin-yakinnya bahwa air mata kami, yang kini nampaknya mengalir sia-sia itu akan ikut menumbuhkan benih yang akan mekar menjadi bunga-bunga yang akan menyehatkan generasi-generasi mendatang."

Buku resep masakan Raden Ajeng Kartini
Buku resep masakan Raden Ajeng Kartini (Nova.Id)

(Surat R.A. Kartini kepada Ny Abendanon 15 Juli 1902)

"Andaikata aku jatuh di tengah-tengah perjalananku, aku akan mati bahagia, sebab bagaimanapun jalannya telah terbuka, dan aku telah ikut membantu membuka jalan itu yang menuju kepada kemerdekaan dan kebebasan Wanita Jawa

Baca: Selamat Hari Kartini 2018 - Zaman Sekarang Masih Adakah yang Tidak Tahu Lirik Lagu Ibu Kita Kartini?

Aku masih melihat senyumnya yang membuat raut mukanya bercahaya ketika ia berkata: "Ah, ibu, aku mau hidup 100 tahun. Hidup ini terlalu pendek. Pekerjaan banyak sekali menunggu. Dan sekarang aku bahkan belum boleh memulai."

Halaman
1234
Penulis: Royan Naimi
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved