Kriminalitas Tanahlaut

Peminum Tayuk di Tanahlaut Dihukum Bayar Denda Rp 1 Juta

terbukti mengonsumsi saru botol minuman beralkohol tradisional jenis Tayuk saat diciduk jajaran Polsek Pelaihari di Jalan Soepomo,

Peminum Tayuk di Tanahlaut Dihukum Bayar Denda Rp 1 Juta
BANJARMASINPOST.co.id/mukhtar wahid
Bahan baku dan peralatan pembuatan Tayuk yang diamankan Polres Tanahlaut, belum lama ini. 

 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Andre Febrianto (28) didenda hakim tunggal Pengadilan Negeri Pelaihari, Harries Konstituanto membayar denda Rp 1 juta atau pidana kurungan 10 hari.

Itu karena terbukti mengonsumsi saru botol minuman beralkohol tradisional jenis Tayuk saat diciduk jajaran Polsek Pelaihari di Jalan Soepomo, Kelurahan Angsau, belum lama ini.

Andre inilah yang 'bernyanyi' membeli minuman Tayuk di Jalan Flamboyan RT 16 Kelurahan Angsau hingga polisi mengamankan ratusan liter Tayuk dan memberi garis polisi di Gudang tersebut.

Kapolsek Pelaihari, AKP Shofiyah, dikonfirmasi membenarkan pengungkapan gudang pembuatan Tayuk itu berdasarkan informasi Andre yang diamankan.

Baca: Ribut-ribut Facebook Ditutup Lalu Diblokir 24 April, Ini Fakta Sesungguhnya

Baca: Tragis! Begini Nasib 5 Pemain Senior Persib Bandung yang Tersisih karena Pelatih Mario Gomez

Ditanya pemilik gudang Tayuk yang kabur, AKP Shofiyah mengatakan, identitas pemilik gudang sudah diketahui dan keberadaan pelaku masih berada di sekitar kota Pelaihari.

Pengungkapan dan penyegelan gudang Tayuk itu diapresiasi Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan agar tidak jatuh korban jiwa akibat minuman beralkohol oplosan.

Warga Kelurahan Angsau pun bangga karena gudang pembuatan Tayuk itu selama ini memang melayani pembeli Tayuk.

Tayuk kerap dikonsumsi warga dalam acara kendurian atau acara hiburan kuda lumping. Paling sering dibeli saat merayakan tahun baru 2018 lalu.

"Banyak yang beli. Tahunya itu gudang pabrik pembuatan Tayuk setelah polisi menggerebek," ujar warga Angsau, Rizal. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved