Berita Kalteng

Pencegahan Kebakaran Lahan Door To Door Makin Gencar Dilakukan, Begini Aksinya

Kegiatan pencegahan tersebut dilakukan oleh tim karhutla yang dipimpin oleh Komandan Korem 102 Panju Panjung

Pencegahan Kebakaran Lahan Door To Door Makin Gencar Dilakukan, Begini Aksinya
faturahman
Petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan Kalteng juga dilengkapi dengan peralatan patroli dan pemadaman api. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah hingga, Jumat (20/4/2018) makin gencar dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan da Lahan Kalimantan Tengah.

Kegiatan pencegahan tersebut dilakukan oleh tim karhutla yang dipimpin oleh Komandan Korem 102 Panju Panjung sebagai Ketua Satgas Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Tengah.

Baca: Habis Dipijat Plus Plus, Anang Merasa Kelelahan, Andai Cantik Pasti Lebih Puas

Menjelang Bulan Mei 2018 yang diperkirakan merupakan puncak musim kenarau, mulai disikapi oleh tim dengan menggencarkan upaya pencegahan yang dibantu oleh Patroli Terpadu dalam rangka pencegahan kebakaran lahan dan hutan.

Baca: 12 Tentara AS yang Menjaga Saddam Hussein di Penjara Bersedih Saat Hari Eksekusi, Begini Ceritanya

"Mereka semua berjumlah 330 orang yang bertugas di 55 posko yang ada pada 165 desa se Kalteng. Sosialisasi dilakukan secara door to door sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan kepada warga agar tidak membakar lahan," ujar Komandan Korem 102 Panju Panjung, Kolonel ARM M Naudi Nurdika.

Baca: Ribut-ribut Facebook Ditutup Lalu Diblokir 24 April, Ini Fakta Sesungguhnya

Dikatakan, pembentukan tim patroli yang bekerja hingga ke 165 desa yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan tersebut, sebagai upaya optimalisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan mengedepankan prinsip deteksi dini, kemutakhiran data langsung di lapangan.

"Kami bertekad dalam tahun ini tidak ada kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan sehingga, diperlukan adanya kerja keras dan kerjasama yang terpadu oleh semua pihak sehingga tidak terjadi kebakaran yang menyebabkan kabut asap," ujarnya. (www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help