Berita Olahraga

Pertahankan Tradisi Emas PON, Pengprov PGSI Diminta Pantau Aktivitas Pelatih

Salah satu Cabang olahraga (cabor) unggulan Kalimantan Selatan (Kalsel), gulat mendapat kesempatan menimba ilmu baik secara teori

Pertahankan Tradisi Emas PON, Pengprov PGSI Diminta Pantau Aktivitas Pelatih
istimewa
Peserta penataran pelatih tenaga keolahragaan cabor gulat Kalsel, bertempat di Sasana GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin, Jumat (20/4/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Salah satu Cabang olahraga (cabor) unggulan Kalimantan Selatan (Kalsel), gulat mendapat kesempatan menimba ilmu baik secara teori maupun praktik.

Setelah sebelumnya diberikan teori, 40 peserta penataran gulat se Kalsel mendapat praktek kepelatihan dari pelatih gulat Kalsel, Indra Sjafri, di Sasana GOR Hasanuddin atau gedung gulat, Jumat (20/4/2018).

Selaku penyelenggara penataran, Kepala Dispora Kalsel, Zakly Asswan, melalui pelaksana kegiatan, Roy Wishnu Purnama mengharapkan, Pengurus Provinsi (Pengprov) dapat terus memonitor aktifitas perkembangan pelatih yang telah mengikuti pelatihan.

Baca: Ayu Ting Ting Malu-Malu dan Langsung Peluk Cowok Bule Ini Usai Tunjukkan Ini

"Sebagai pelatih harus terus berupaya meningkatkan kemampuan, melatih atlet-atlet muda yang diproyeksikan menuju PON 2024, dan terus bergerak mewujudkan Kalsel menjadi tuan rumah," ujarnya.

Selain itu, Roy mengatakan, secara bertahap cabor-cabor potensial lainnya peraih medali di PON juga akan diberikan pelatihan, sehingga kuantitas dan kualitas pelatih di Kalsel terus bertambah.

Baca: Facebook Ditutup? Ada Sejuta Lebih Pengguna Fb Indonesia Kena Dampak Data Bocor

"Rencana Dispora Kalsel juga mendatangkan International Olympic Commitee (IOC) dari Australia, Greg Wilson setelah lebaran nanti," tukasnya.

Teori yang diberikan sebelumnya, menghadirkan pemateri dari luar negeri, yakni Instruktur Olahraga Internasional, Aveenash Pandoo dari Mauritius.

Baca: Liga 1 2018 Pekan 5: Tim Tamu Pincang di Laga PSMS Medan vs Perseru Serui Malam Ini

Kemudian Ar Sadikin yang menjelaskan mengenai teori dan metodologi kepelatihan, Tri Irianto mengenai fisiologi kepelatihan, Maruful Kahri mengenai pertumbuhan gerak dan Falsafah kepemimpinan Olahraga, M Arsyad mengenai Psikologi Olahraga, dan Rahmadi mengenai perencanaan program pelatihan dasar.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved