Berita Tanahbumbu

Target PAD Parkir Turun dari Rp3 Miliar Menjadi Rp 600 Juta, Ini Penyebabnya

Penarikan yang rencananya akan dilaksanakan melalui Samsat Batulicin itu gagal dilaksanakan

Target PAD Parkir Turun dari Rp3 Miliar Menjadi Rp 600 Juta, Ini Penyebabnya
banjarmasinpost.co.id/yayat
Eryanto Rais

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Pelaksanaan parkir berlangganan di Kabupaten Tanahbumbu telah gagal diterapkan. Penyebabnya karena tempat penarikannya tidak disetujui dari pihak Provinsi Kalimantan Selatan.

Penarikan yang rencananya akan dilaksanakan melalui Samsat Batulicin itu gagal dilaksanakan. Sebab itu, pelaksanaan parkir berlangganan pun akhirnya positif gagal diterapkan.

Awalnya, parkir berlangganan ditargetkan bisa mendapatkan 3 Miliar pertahun. Namun karena gagal dilaksanakan, target Penghasil Asli Daerah (PAD) pun turun drastis.

Baca: Ribut-ribut Facebook Ditutup Lalu Diblokir 24 April, Ini Fakta Sesungguhnya

Baca: Facebook Ditutup? Ada Sejuta Lebih Pengguna Fb Indonesia Kena Dampak Data Bocor

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahbumbu, Eryanto Rais, Jumat (20/4/18) mengatakan target tidak sesuai dengan apa yang diharapkan karena adanya beberapa kendala di lapangan.

"Awalnya kami ditarget Rp3 miliar, tapi karena gagal parkir berlangganan turun menjadi Rp 600 juta," katanya.

Waktu semakin berlalu, menurutnya beberapa bulan tidak banyak mendapatkan PAD karena masih menggunakan sistem lama. Sebab itu, dalam waktu dekat ini, Dinas Perhubungan akan menerapkan sistem lelang parkir.

"Artinya beberapa tempat akan dilelang dan menjalin kontrak kerjasama dengan pengelolanya nanti. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa diterapkan," katannya. (Man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help