Bumi Murakata

Tokoh NU dan Muhammadiyah Ikuti Suling ke 88, di Mesjid Al Mustagfirah Plt Bupati HST Berpesan Ini

Pesan Suling selain silaturhmi yaitu syiar salat berjamaah, salat tahajud, salat Dhuha, membaca Al Quran dan bersedekah.

Tokoh NU dan Muhammadiyah Ikuti Suling ke 88, di Mesjid Al Mustagfirah Plt Bupati HST Berpesan Ini
Hanani
Kegiatan suling di Mesjid Al Mustagfirah Desa Paya Kecamatan Batang Alai Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kegiatan Subuh keliling (Suling) yang dilaksanakan Pemkab HST bersama organisasi NU dan Muhammadiyah sudah memasuki yang ke 88.

"Alhamdulillah dapat terlaksana di Mesjid Al Mustagfirah Desa Paya Kecamatan Batang Alai Selatan" ujar tokoh Muhammadiyah HST H Thamrin Jumat pagi (20/4/2018) di Masjid Al Mustagfirah.

Menurut H Thamrin pelaksanaan Suling yang digagas NU Bersama Muhammadiyah sebagai ajang mempererat jalinan tali silaturahim.

Baca: Ribut-ribut Facebook Ditutup Lalu Diblokir 24 April, Ini Fakta Sesungguhnya

Baca: 12 Tentara AS yang Menjaga Saddam Hussein di Penjara Bersedih Saat Hari Eksekusi, Begini Ceritanya

Pesan Suling selain silaturhmi yaitu syiar salat berjamaah, salat tahajud, salat Dhuha, membaca Al Quran dan bersedekah.

Plt Bupati HST H A Chairansyah kembali mengingatkan masyarakat Bumi Murakata terutama warga Paya agar selalu dapat hidup rukun dan rakat. "Jaga kekompakan dan semangat persatuan, jangan sampai terpecah belah karena beda pilihan ," tandasnya.

Kegiatan suling di Mesjid Al Mustagfirah Desa Paya Kecamatan Batang Alai Selatan.
Kegiatan suling di Mesjid Al Mustagfirah Desa Paya Kecamatan Batang Alai Selatan. (Hanani)

Chairansyah pun kembali mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh berita dan informasi yang tidak jelas apalagi hoax. '
"Lapor pembakal atau Babinsa atau Bhabinkamtibmas, apabila berita atau informasi aneh menyebar di masyarakat" tambahnya

Selain itu Chairansyah mengingatkan jemaah yang hadir agar menjaga dan memelihara generasi muda dari penyalahgunaan narkotika. " Kita curiga jangan- negara kita sengaja dibikin tidak aman dengan serangan berita hoax, dan pemasokan narkotika skala besar.

Waspadai dosa jariah karena menyebarkan berita buruk dan fitnah di medsos "Saring dulu informasi dengan mengklarifikasi berita sebelum menyebarkannya,"katanya.

Sementara itu, Ketua NU KH Nawawi Hasan dalam tausiahnya mengingatkan warga agar tidak sampai termasuk orang yang senang dengan tersebarnya berita fitnah.

"Lakukan klarifikasi informasi, jangan sampai berita tanpa dasar disebarkan lagi sehingga menyebabkan swa sangka, fitnah yang dapat menyebakan pelakukunya menerima dosa jariah,"katanya. (aol/*)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved