Isu Facebook Ditutup

Kabar FB Ditutup Disebut Hanya Hoax, Kenapa Harus Tetap Hati-hati dengan Tombol Login With Facebook

Facebook ditutup. Pengguna Facebook harus lebih jeli dan hati-hati menggunakan tombol login with Facebook FB.

Kabar FB Ditutup Disebut Hanya Hoax, Kenapa Harus Tetap Hati-hati dengan Tombol Login With Facebook
thesun
Facebook 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Facebook ditutup. Demikian kabar yang sempat masuk daftar trending pencarian di Google Trend. Meskipun kabar FB ditutup belakangan disebut hanya hoax, namun tetap ada kekhawatiran warganet pada penggunaan Facebook, terkait kebocoran data.

Meskipun kabar Facebook ditutup pemerintah Indonesia tidak bisa dipastikan kebenarannya, namun kabar FB ditutup bisa jadi kesempatan bagi pengguna untuk lebih hati-hati mengelola akun FB pribadinya.

Pengguna Facebook harus lebih jeli dan hati-hati menggunakan tombol login with Facebook.

Seperti diketahui, Skandal Cambridge Analyitica berhasil membobol tak kurang dari 87 juta data pengguna.

Baca: Ribut-ribut Facebook Ditutup Lalu Diblokir 24 April, Ini Fakta Sesungguhnya

Selain melalui aplikasi ketiga seperti kuis #thisisyourdigitallife buatan Aleksandr Kogan, data pengguna Facebook dilaporkan dicuri melalui pelacak Javascript pihak ketiga yang ikut menempel di fitur "Login With Facebook" (masuk dengan Facebook).

Tombol ini sering dijumpai setiap kali pengguna mengunjungi situs web yang mengharuskan mereka untuk mendaftar.

Jadi, untuk mempercepat langkah pendaftaran, mereka bisa Login menggunakan akun Facebook.

Pelacak yang tertanam di tombol itu menambang informasi data pengguna, seperti alamat e-mail, usia, gender, lokasi, dan foto profil, tergantung informasi apa yang disediakan oleh para pengguna Facebook.

Baca: Kabar Facebook Ditutup 24 April, Wanita Ini Ancam Telanjang Keliling Purwodadi

Halaman
123
Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved