Kriminalitas Tanalaut

Kena Batunya, Simpan Tiga Botol Mension, Mbah Darmi Divonis Denda Rp 2 Juta di PN Pelaihari

Hakim Pengadilan Negeri Pelaihari, Harries Konstituanto memutus nenek itu membayar denda Rp 2 juta atau kurungan penjara 15 hari.

Kena Batunya, Simpan Tiga Botol Mension, Mbah Darmi Divonis Denda Rp 2 Juta di PN Pelaihari
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Jajaran Polres Tanahlaut menggelar pengungkapan kasus tindak pidana peredaran minuman keras di wilayah Kabupaten Tanahlaut, awal April ini 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Mbah Darmi (55), warga Desa Damit, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tanahlaut, seperti tak jera berbisnis minuman keras produk pabrik.

Hakim Pengadilan Negeri Pelaihari, Harries Konstituanto memutus nenek itu membayar denda Rp 2 juta atau kurungan penjara 15 hari.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, mbah Darmi diajukan penuntut umum karena kedapatan menyimpan tiga botol minuman keras merek mension di dekat lemari es di warungnya.

Pemgungkapan kasus bisnis Mbah Darmi itu karena pada 2017 lalu, jajaran Polsek Batuampar juga mengamankan mbah Darmi karena memiliki puluhan botol minuman keras merek wisky.

Baca: Jadwal dan Live Streaming Kualifikasi MotoGP Amerika 2018 di Austin Malam Ini : Rossi Galau?

Kapolsek Batuampar, Iptu Darso dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, mengaku selama April ini sudah dua pelanggar peraturan daerah Kabupaten Tanahlaut yang diajukan ke meja hakim Pengadilan Negeri Pelaihari.

"Mbah Darmi itu sudah dua kali kami amankan dan terbaru bernama Amat diamankan di Desa Jilatan, Kecamatan Batuampar juga bisnis minuman keras," katanya.

Kasat Sabhara Polres Tanahlaut, AKP Riswiadi mengaku belasan kasus minuman keras dengan puluhan pelanggar sudah diamankan dan diajukan sidang tindak pidana ringan.

"Selama operasi Sikat Intan 2018 ini, siapa pun yang mengonsumsi atau menjual minuman keras disikat habis, khususnya menjelang ramadan dan jelang Pilkada 2018," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help