Berita Tabalong

NEWSVIDEO - Ini Dia Produk Ramah Lingkungan Yang Dipamerkan di Puncak Festival 7 Hari untuk Bumi

Selain diisi dengan ceremonial pembukaan, dalam puncak kegiatan ini juga diisi dengan pameran stand produk ramah lingkungan dari sekolah-sekolah.

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Puncak kegiatan Festival 7 Hari untuk Bumi yang diinisiasi Perkumpulan Pusaka digelar di RTH Taman Kambang, Jalan Tanjung Selatan, Kabupaten Tabalong, Minggu (22/4/2018) pagi.

Selain diisi dengan ceremonial pembukaan, dalam puncak kegiatan ini juga diisi dengan pameran stand produk ramah lingkungan dari sekolah-sekolah.

Berbagai produk daur ulang yang memanfaatkan sampah dan juga produk berbahan ramah lingkungan lainnya di pamerkan di masing-masing stand.

Plt Bupati Tabalong H Zony Alfianoor beserta pejabat lainnya yang hadir dalam acara juga langsung melakukan peninjauan ke stand pameran.

Beberapa produk ramah lingkungan pun sempat mencuri perhatian plt bupati saat meninjau stand.

Salah satunya kue brownis yang dibuat dengan menggunakan bahan biji cempedak dan memakai kemasan daun pisang dari SMKN 1 Tanjung.

"Rasanya pas, enak. Daun pisangnya jangan diganti tetap dipertahankan karena itu juga yang membuat khas," ujar plt bupati.

Bahkan plt bupati juga menyarankan agar kue ini bisa dijual sebagai produk lokal dengan menaruhnya di Pusat Oleh-oleh Khas Tabalong (POKTA).

Selain mengapreasi produk ramah lingkungan ini, plt bupati juga sangat mengapreasi semua kegiatan yang menjadi bagian Festival 7 Hari untuk Bumi.

"Kegiatan ini harus terus kita dukung, di mata Pemkab Tabalong kegiatan ini tidak saja bersifat lingkungan semata tapi sudah merupakan kelas internasional karena persoalan lingkungan ini betul-betul jadi atensi semua pihak," tegasnya.(banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved