Berita Hulu Sungai Utara

Story Telling untuk Anak anak, Melatih Imajinasi dan Bikin Bersemangat

Membacakan cerita untuk anak anak untuk melatih imajinasi, anak anak pun tampak bersemangat mendengarkan cerita yang disampaikan.

Story Telling untuk Anak anak, Melatih Imajinasi dan Bikin Bersemangat
reni kurnia wati
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar acara "Story Telling" kepada ratusan anak-anak Raudhatul Athfal (RA) NU Zadul Ma'ad Desa Galagah Kecamatan Sungai Tabukan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar acara "Story Telling" kepada ratusan anak-anak Raudhatul Athfal (RA) NU Zadul Ma'ad Desa Galagah Kecamatan Sungai Tabukan.

Membacakan cerita untuk anak anak untuk melatih imajinasi, anak anak pun tampak bersemangat mendengarkan cerita yang disampaikan.

Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya menyukseskan Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku (Gernas Baku) kepada anak usia dini. Berupaya agar gemar membaca sudah ditanamkan sejak dini. Meningkatkan minat baca tidak hanya bisa dilakukan dalam sekali kegiatan.

Acara yang digelar di Perpustakaan Desa Galagah "Cahaya Ilmu" tersebut di samping bertujuan untuk memperkenalkan kepada warga masyarakat Desa Galagah dan sekitarnya mengenai keberadaan Perpustakaan Desa, juga bertujuan untuk menggalakkan serta membudayakan membacakan buku bagi orang tua kepada anak-anaknya. Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Kepala Desa Galagah, Fakhrurrazi, dalam sambutannya.

"Saya harap warga masyarakat desa dapat memanfaatkan keberadaan perpustakaan ini, anak anak paling suka mencontoh karenanya perlu juga contoh dari warga yang telah dewasa untuk ikut mengaktifkan perpustakaan desa," harap Fakhrurrazi.

Sementara itu, Plt Kepala Dispersip HSU Hj Lailatanur Raudah, SSos, MSi menuturkan, tanggal 5 Mei mendatang merupakan Hari Gernas Baku, yakni gerakan gemar membaca buku terutama bagi orangtua untuk anaknya.

Oleh karena itu kegiatan ini akan terus disosialisasikan, karena pengaruh perkembangan teknologi informasi sekarang ini berpengaruh besar terhadap budaya membaca buku yang semakin menurun.

"Banyak sekali dari orangtua yang tidak pernah lagi membacakan buku untuk anaknya, padahal itu sangatlah penting pengaruhnya bagi perkembangan anak. Hal itu salah satunya disebabkan oleh kesibukan dan kepraktisan gadget, padahal sebelum ada gadget anak-anak hanya dapat bersentuhan dengan buku," tambah Laila.

Ia pun mengimbau dan berharap kepada seluruh orang tua agar dapat membudayakan membacakan buku untuk anaknya, serta pada tanggal 5 Mei mendatang dapat mengikuti kegiatan Gernas Baku tersebut secara serentak. (nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help