Pemilu 2019

Syaifullah Tamliha Tertarik Kursi Senator Kalsel, "Semoga Saja Terpilih"

Mengenakan busana sasirangan biru, Syaifullah Tamliha pun menyerahkan berkas dukungan yang diterima anggota KPUD

Syaifullah Tamliha Tertarik Kursi Senator Kalsel,
Istimewa
Syaifullah Tamliha saat menyerahkan syarat sebagai calon Anggota DPD RI di KPUD Kalsel, Minggu (22/4). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kursi senator Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel menarik minat Syaifullah Tamliha yang saat ini masih aktif sebagai Anggota Komisi I DPR RI. Minggu (22/4), Syaifullah Tamliha menyerahkan berkas dukungan e-KTP ke KPUD Kalsel sebagai syarat menjadi calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Pemilu 2019.

Mengenakan busana sasirangan biru, Syaifullah Tamliha pun menyerahkan berkas dukungan yang diterima anggota KPUD Kalsel, Sukadji Budihardjo. Dari syarat minimal dukungan 2.000 lembar kartu identitas, Syaifullah Tamliha tercatat memenuhi syarat sebanyak 3.636 lembar, sisanya satu kartu identitas dari Batola dianggap tak lengkap dari 3.637 lembar yang awalnya diserahkan ke KPUD Kalsel.

“Saya sengaja memilih pagi, karena sering Salat Dhuha sehingga bisa mengawali dengan hal yang baik. Semoga dengan memasukkan berkas ini mendapat dukungan dari masyarakat Kalsel,” ucap Syaifullah Tamliha.

Baca: Jadwal Siaran Langsung MotoGP Amerika 2018 di Trans7 (Live Trans7) Hari Ini : Marquez vs Rossi Lagi?

Baca: Dasar Marquez Marquez! Sekarang Korbannya Maverick Vinales, Eh Rossi Malah Membela

Baca: Hasil Kualifikasi MotoGP Amerika 2018 di Sirkuit Austin : Marquez & Rossi Start Berdampingan

Bagi politisi PPP ini, medan pengabdian ke masyarakat dan daerah itu bisa di mana saja. Baik di DPR RI, DPD RI atau apapun. Ketua DPP PPP ini pun mengatakan tetap menjalankan masa tugasnya sebagai legislator di DPR RI hingga berakhir pada 2019 mendatang.

“Jadi jika nantinya maju di DPD RI, dan semoga saja terpilih, bisa berkonsentrasi untuk berbuat lebih baik lagi bagi pembangunan di Kalsel,” tutur Syaifullah Tamliha.

Mantan Sekretaris DPW PPP Kalsel ini menepis anggapan rencana pencalonan sebagai senator itu dipicu adanya friksi di tubuh PPP atau isu-isu lainnya. “Saya tak ada masalah dengan PPP. Saya tidak menggembosi partai, apalagi dikatakan sebagai kader kutu loncat. Kondisi PPP sudah pulih dan mampu menjawab tantangan jelang Pemilu 2019,” cetusnya.

Ia menegaskan hanya memanfaatkan momentum pencalonan di Pemilu 2019, sehingga akan sangat rugi jika membiarkannya pergi begitu saja. “Insya Allah, saya siap menghadapi pertarungan memperebutkan empat kursi di DPD RI, meskipun banyak petarung yang ada. Jadi, saya tak boleh menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan masyarakat,” tegas Syaifullah.

Dia juga menyebut saat ini parpol belum mengumumkan siapa-siapa yang akan diusung dalam Pemilu 2019 sebagai bakal calon legislatif (caleg), termasuk PPP. “Hingga kini, saya tetap kader PPP dan berada di kubu PPP Romahurmuziy. Dedikasi saya untuk partai ini tetap dijaga sampai sekarang,” cetusnya.

Syaifullah sangat yakin bisa maksimal saat laga pemilihan senator dengan pengalaman yang ada sebelumnya. Dia menyebut dalam pemilihan anggota DPR RI di Pemilu 2009 mampu meraih 99.100 suara dan berlanjut pada Pemilu 2014 mampu mengumpulkan 115.000 suara. (BANJARMASINPOST.CO.ID/rendy)

Penulis: Rendy Nicko
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help