Tembakandi Istana Raja Salman

Heboh Penembakan di Istana Arab Saudi, Raja Salman Sedang di Kebun atau Sembunyi di Bunker?

Kondisi Raja Salman jadi perhatian orang-orang atas terjadinya insiden penembakan di istana kerajaan Arab Saudi itu.

Heboh Penembakan di Istana Arab Saudi,  Raja Salman Sedang di Kebun atau Sembunyi di Bunker?
BANDAR AL-JALOUD/Saudi Royal Palace/AFP
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RIYADH - Bunyi tembakan senjata api berkali-kali terdengar dari istana Kerajaan Arab Saudi, Sabtu (21/4/2018) malam waktu setempat atau Minggu (22/4/2018) dini hari waktu Indonesia.

Kondisi Raja Salman jadi perhatian orang-orang atas terjadinya insiden penembakan di istana kerajaan Arab Saudi itu.

Namun, seperti dilansir dari reuters.com, seorang juru bicara polisi Riyadh mengatakan sebelumnya bahwa pasukan di pos pemeriksaan di distrik Khozama telah mengidentifikasi pesawat tak berawak itu.

"Menanganinya sesuai dengan perintah mereka", kata kuru bicara itu tanpa menyebutkan apakah ada luka atau kerusakan.

Baca: Ada Bunyi Tembakan Senjata Api di Istana Raja Salman, Timbul Kekhawatiran Terjadi Kudeta

Baca: Terdengar Bunyi Tembakan dari Istana Raja Arab Saudi, Bagaimana Kondisi Raja Salman?

Disebutkan, Raja Salman dari Arab Saudi tidak hadir di istananya di Riyadh pada Sabtu ketika pasukan keamanan menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak di daerah itu.

"Raja ada di kebunnya di Diriya," kata pejabat itu, menyebut daerah lain di ibu kota.

Sebelumnya, Dikutip dari situs sputnik.com, kegemparan di istana Kerajaan Arab Saudi itu mendorong Raja Salman untuk mencari perlindungan di bunker militer ketika pasukan keamanan pindah untuk menangani penyusup itu (drone).

Laporan media setempat, Ibukota Arab Saudi, Riyadh menjadi heboh karena kejadian tak biasa berupa penembakan yang dilakukan pasukan keamanan di dekat istana Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud menembaki sebuah drone mainan kecil.

Pihak berwenang Saudi mengklaim bahwa kehebohan itu disebabkan oleh pesawat tak berawak yang terbang terlalu dekat dengan kediaman raja, sehingga mendorong pasukan keamanan untuk menembak jatuh.

Sebelumnya beberapa media lokal bahkan melaporkan bahwa Raja Salman sendiri dievakuasi ke instalasi militer terdekat selama penembakan, dengan analis Saudi Ali al-Ahmed menamai pangkalan Raja Khaled sebagai tujuan raja. (banjarmasinpost.co.id/royan naimi) 

Penulis: Royan Naimi
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved