Kampusiana

UIN Antasari Datangkan Dosen Luar Negeri di Antaranya dari AS dan Arab, Ini Statusnya

Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin tak bisa menghindari dari era globalisasasi dan

UIN Antasari Datangkan Dosen Luar Negeri di Antaranya dari AS dan Arab, Ini Statusnya
BANJARMASINPOST.co.id/edi nugroho
Prof Mujiburrahman 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin tak bisa menghindari dari era globalisasasi dan mau tak mau harus ikut dalam kemajuan masyarakat dunia.

Tak bisa dihindari kampus pun perlu bekerjasama dengan luar negeri.

"Ilmu pengetahuan itu sifatnya universal yang bisa dikembangkan oleh siapapun. Jadi kita pun tak bisa menutup diri dari dunia luar," kata Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari, Banjarmasin , Prof Mujiburrahman, Selasa (24/4/2018).

Menurut Mujib, tentu saja ada kriteria dan syarat yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia agar kerjasama itu tak merugikan Indonesia.

Baca: Heboh! Maria Simorangkir Menang Vote Indonesian Idol 2018, Ternyata Versi Ini Dia Kalah Telak

Baca: 5 Fakta Maria Jawara Indonesian Idol 2018, Pernah Masuk 5 Besar Ajang Bergengsi Ini, Simak Videonya

Baca: Viral! Curhat Perawat Cantik yang Hina Pasien di Medsos, Netizen Geram Baca Statusnya

Baca: Semifinal Liga Champion: Live SCTV dan Prediksi Bayern Munchen vs Real Madrid, Aroma Balas Dendam!

Saat ini UIN Antasari pernah menerima dosen dari luar negeri, namun pihaknya sering menerima dosen tamu.

"Kami punya dosen tamu seperti bahasa Inggris itu kerjasama dengan pemerintah Amerika Serikat," katanya.

Untuk dosen Bahasa Arab, sambung Mujib, UIN Antasari bekerjasama dengan negara-negara timur tengah, seperti Sudah. Mereka datang ke UIN Antasari bukan sebagai dosen tetap, tapi dosen tamu. (BANJARMASINPOST.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help