Berita Tanahbumbu

ASDP Akui Ada Penurunan Penumpang Setelah ada Penerbangan Batulicin - Surabaya

Dibukanya jalur penerbangan di Bandara Bersujud Kabupaten Tanahbumbu menuju Surabaya berdampak pada penumpang jalur laut.

ASDP Akui Ada Penurunan Penumpang Setelah ada Penerbangan Batulicin - Surabaya
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Penumpang jalur laut menuju Surabaya banyak yang memilih menggunakan pesawat terbang 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Dibukanya jalur penerbangan di Bandara Bersujud Kabupaten Tanahbumbu menuju Surabaya berdampak pada penumpang jalur laut.

Penumpang jalur laut menuju Surabaya banyak yang memilih menggunakan pesawat terbang, sehingga penumpang kapal laut mengalami penurunan.

Meski tidak terlalu signifikan, tetap saja berdampak untuk kedepannya.

Padahal operasi jalur udara Batulicin Surabaya belum sampai satu bulan dibuka, namun jumlah penurunan sudah ada.

Baca: 5 Tahun Meninggalnya Ustad Jefri Al Buchori, ini Kumpulan Pesan Menyentuh Uje di Twitternya

Ini diakui General Manager ASDP Batulicin, Yudhi Yanuar didampingi Manager Usaha, Marsadik di ruangannya, Rabu (25/4/18).

Dia mengatakan penurunan itu memang terjadi namun dianggapnya tidak terlalu berpengaruh besar.

"Penurunannya memang ada sekitar 1 persen setelah adanya penerbangan Batulicin Surabaya yang awal bulan tadi resmi dibuka," katanya.

Baca: Diduga Kecubung Dijadikan Minuman, 4 Perempuan Dilarikan ke RS, 1 Tewas dan 1 Kritis

Meski begitu, pihaknya tetap optimis tidak banyak perubahan.

Sebab, kapal dan pesawat segmennya berbeda sehingga tidak terlalu berpengaruh besar terhadap kapal yang dioperasikan tiap minggunya.

"Untuk kapal laut, sasarannya tetap penumpang dan barang. Bila urusan barang tentunya tetap memilih kapal yang bisa memuat lebih banyak, sementara untuk pesawat sasarannya untuk kalangan menengah ke atas yang ingin cepat sampai," katanya.

Baca: Grebek Suami Lagi Berduaan, Pelakor Jambak dan Cakar Leher Istri Sah, Begini Kisah Serunya!

Adanya persaingan itu menjadi perhatian, dan pelayanan di ASDP Batulicin tetap menjadi yang utama.

Pelayanan harus menjadi perhatian khusus.

Semua bagian harus bersih dan nyaman, karena penumpang sudah pasti memperhatikan pelayanannya.

"Bila pelayanan baik, maka masyarakat akan merasa nyaman dan senang untuk menikmati fasilitas yang ada. Makanya bagaimana pun keadannya, pelayanan harus menjadi prioritas yang harus diperhatikan dan itu yang kami andalkan di ASDP ini," katanya.

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved