Ekonomi dan Bisnis

Rupiah Masih Terseok, Bloomberg Catat Melemah 0,23 Persen

Mengutip Bloomberg di pasar spot, rupiah tercatat melemah 0,23% menjadi Rp 13.921 per dolar AS

Rupiah Masih Terseok, Bloomberg Catat Melemah 0,23 Persen
tribunnews.com
uang rupiah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Nilai tukar rupiah masih melemah pada perdagangan valas, Rabu (25/4).

Mengutip Bloomberg di pasar spot, rupiah tercatat melemah 0,23% menjadi Rp 13.921 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya.

Sementara, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate pada website Bank Indonesia mencatat rupiah menguat 0,08% menjadi Rp 13.888 per dolar AS.

Nizar Hilmy, analis PT Global Kapital Investama Berjangka mengatakan rupiah melemah karena indeks dolar AS menguat hampir ke semua mata uang dunia.

Baca: Lama Tak Ada Kabarnya, Budi Waseso Disebut-sebut Bakal Tempati Posisi Strategis Ini

Baca: Faktor Inilah yang Membuat IHSG Tertekan Selama 4 Hari Berturut-turut

Dolar AS bisa menguat karena yield US treasury naik ke level 3% di tengah pasar yang mengharapkan suku bunga The Fed dan inflasi di AS naik seiring harga minyak naik.

Dolar AS makin menguat karena pidato pejabat The Fed mengindikasikan suku bunga The Fed harus naik karena target inflasi akan tercapai.

"Nada The Fed hawkish sekali, sehingga rupiah hari ini melemah," kata Nizar, Rabu (25/4).

Sementara, faktor internal juga mempengaruhi rupiah bergerak melemah.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help