Kriminalitas Banjarbaru

Usia Sudah Setengah Abad, Pria Warga Karanganyar Banjarbaru Ini Masih Saja Jualan Miras Oplosan

Penertiban minuman keras oplosan dilakukan SatSabhara dan satresnarkoba Polres Banjarbaru di Jalan

Usia Sudah Setengah Abad, Pria Warga Karanganyar Banjarbaru Ini Masih Saja Jualan Miras Oplosan
via BANJARMASINPOST.co.id/nia kurniawan
(Foto: Polres Banjarbaru) Miras oplosan hasil sitaan di kawasan Karanganyar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Penertiban minuman keras oplosan dilakukan SatSabhara dan satresnarkoba Polres Banjarbaru di Jalan Karanganyar RT 18, Banjarbaru.

Polisi bmengamankan penjual miras berinisal A (50) tahun dan menyita minuman keras jenis arak sebanyak sebelas botol ukuran 600 ml.

Penertiban itu, menindak lanjuti laporan masyarakat yang sudah resah dengan aktifitas pelaku berinisial A, yang kerap menjual miras oplosan.

Kapolres Banjarbaru Ajun Komisaris Besar Polisi Kelana Jaya melalui Kasat Sabhara Polres Banjarbaru AKP I Nyoman Widiarsana, rabu (25/4) mengatakan, penertiban peredaran minuman keras yang juga kerap dioplos atau dicampur dengan minuman lain itu dilakukan dalam rangka menindaklanjuti Operasi Sikat Intan 2018.

Baca: Liga Champion Malam Ini, Bayern Muenchen Vs Real Madrid : Ada Aroma Balas Dendam di Duel Raksasa

Baca: Ini Sumber Kekayaan Dipo Latief Hingga Bisa Berikan Nikita Mirzani 400 Juta Setiap Bulan

Baca: Sejumlah Perempuan Masuk RS dan 1 Tewas, Kapolres: Bukan Miras Oplosan Tapi Minuman Kecubung

Baca: Murung Pudak Geger, Pria Bujang Diduga Cabuli Bocah Perempuan

“Ini juga sebagai tindak lanjut dari perintah Kapolres Banjarbaru yang menekankan kepada personel yang terlibat operasi sikat intan 2018, agar tidak main-main dalam pengungkapan peredaran miras di kota Banjarbaru,” ucap Kasat Sabhara Polres Banjarbaru AKP I Nyoman Widiarsana kepada kepada Reporter Banjarmasinpost.co.id.

Dikatakannya, selain itu giat juga sebagai langkah antisipasi dari Polres Banjarbaru untuk menghindarkan jatuhnya korban jiwa akibat mengonsumsi minuman keras oplosan seperti yang terjadi di Bandung Jawa Barat dan Jakarta. Bahkan yang terbaru ini di Tapin.

“Untuk penjual miras oplosan beserta barang buktinya langsung kita serahkan ke pengadilan untuk dilakukan sidang Tipiring (Tindak Pidana Ringan), karena sudah melanggar pasal 8 ayat 1 peraturan daerah kota banjarbaru nomor 05 tahun 2006 tentang Larangan minuman beralkohol," kata AKP I Nyoman Widiarsana. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help