Serambi Ummah

Menurut Ustaz Abdul Somad, Nabi Muhammad Pernah Berpuasa Sebulan Saat Sya’ban, Begini Ceritanya

Puasa Nisfu Syakban hukumnya sunah, demikian pula dengan puasa-puasa lainnya selama bulan Sya’ban.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebentar lagi umat Islam akan menjalani puasa Nisfu Syakban yang biasanya dilakukan pada 15 Syakban.

Puasa Nisfu Syakban hukumnya sunah, demikian pula dengan puasa-puasa lainnya selama bulan Sya’ban.

Nabi Muhammad SAW menurut hadis yang diriwayatkan Aisyah radhiallaahu anha, selama hidupnya pernah berpuasa di bulan Syakban sebulan penuh.

“Tetapi itu tidak tiap tahun,” jelas Ustad Abdul Somad dalam sebuah video ceramahnya di YouTube.

Baca: Jangan Salah Pakai! Inilah Ayat Penglaris Dagangan Cara Islam yang Jarang Diamalkan Pedagang

Nabi Muhammad berpuasa di bulan Syakban pada tanggal 13, 14, 15 Syakban, pernah juga sebulan penuh dan puasa sunah Senin dan Kamis.

“Intinya, selama bulan Syakban, kita diajak untuk banyak-banyak berpuasa sunah. Nabi Muhammad pernah sebulan penuh. Tak sanggup sebulan, bisa juga puasa Senin Kamis. Tak sanggup juga Senin Kamis, bisa pas pertengahannya yaitu puasa Nisfu,” paparnya.

Baca: Keistimewaan dan Amalan Bulan Syaban, Mulai Doa, Puasa hingga Bacaan Alquran

Dijelaskannya pula, sepanjang hidup Rasulullah SAW, puasa terbanyaknya adalah pertama saat Ramadan, kedua di bulan Syakban, ketiga di bulan-bulan haram atau mulia, yaitu Zulhijjah, Zulkaidah, Rajab dan Muharam.

“Ini ada di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad bin Hambal dalam kitab Musnad,” tambahnya. (banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal)

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved