Berita HST

Peringati Isra Miraj Polres HST Undang Guru Bakhiet Sampaikan Tausyiah, Ini Kata Kapolres

Polres HST melaksanakan peringatan Isra Miraj dengan menghadirkan tokoh ulama di HST yaitu KH Muhammad Bakhiet

Peringati Isra Miraj Polres HST Undang Guru Bakhiet Sampaikan Tausyiah, Ini Kata Kapolres
banjarmasinpost.co.id/hanani
Peringatan Isra Mikraj di Polres HST hadirkan Guru Bakhiet untuk menyampaikan tausiyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Polres Hulu Sungai Tengah melaksanakan peringatan Isra Miraj dengan menghadirkan tokoh ulama di HST yaitu KH Muhammad Bakhiet, yang juga pemimpin Ponpes Nurul Muhibbin, Kamis (26/4/2018) malam ini. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan undangan, dari kalangan pemerintahan, swasta, tokoh masyarakat, tokoh agama serta undangan lainnya.

Turut hadir Plt Bupati HST, HA Chairansyah, Ketua DPRD HST H Saban Effendi serta unsur Forkominda lainnya. Sebelum mendengarkan tausyiah Guru Bakhit, terlebih dahulu dilakukan habsy dan salawat santri Nurul Muhibbin. Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kebersamaan dalam membangun bangsa, khususnya Bumi Murakata.

Baca: Pemerintah Akan Batasi Transaksi Tarik Tunai Maksimal Rp 100 Juta, Begini OJK Respons

"Melalui silaturahim peringatan Isra Miraj ini kita jalin kebersamaan yang lebih baik lagi,"kata Kapolres.

Sementara, KH Muhammad Bakhiet pada kesempatan itu menyampaikan tausyiah tentang makna Isra Miraj, serta hikmah yang harus dipetik oleh umat nabi Muhammad SAW dari peristiwa istimewa yang dialami rasulullah tersebut. Guru Bakhiet menyampaikan keutamaan umat Islam yang mengaku muslim, melaksanakan perintah salat lima waktu, sebagai bentuk ketaatan dan tunduk pada perintah Allah Swt tersebut.

"Orang yang mengaku Islam, tapi tak melaksanakan salat, bisa disamakan dengan orang kafir,"katanya.

Dijelaskan, perintah salat merupakan pondasi dari umat yang mengaku islam dlam mengakkan tiang agamanya. Selain itu, salat yang benar karena taat kepada Allah kata Guru Bahiet mencegah kita dari perbuatan mungkar dan maksiat. Namun, jika salatnya karena tujuan selain mendapat ridho Allah, menjadi tak bernilai pahala, seperti riya. Kegiatan Isra Miraj ditutup dengan doa bersama dan makan malam bersama. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved